Menu

Mode Gelap

Bencana · 14 Apr 2026 16:54 WIB

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup


					Petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026) Perbesar

Petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

JENTERANEWS.com – Cuaca ekstrem kembali memicu petaka di Kabupaten Sukabumi. Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Nyalindung pada Selasa (14/4/2026) sore mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor. Akibatnya, jalur vital provinsi yang menghubungkan Sukabumi dan Sagaranten tertutup material lumpur dan bebatuan.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, bencana mulai melanda pada pukul 15.30 WIB. Sedikitnya terdapat dua titik terparah yang menghambat akses lalu lintas darat.

“Titik pertama berada di jalur provinsi Kampung Legokareuy RT 04/04, Desa Cijangkar. Titik kedua berada di jalan baru Desa Kertaangsana, Kampung Liung Gunung,” ungkap Ahmad, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung dalam laporan sementaranya.

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi yang cukup mendebarkan. Aliran air berwarna cokelat pekat tampak deras melintasi aspal jalan provinsi. Sejumlah petugas berseragam dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II terlihat turun tangan langsung. Dengan menggunakan sepatu bot dan peralatan manual, mereka bergotong-royong menyingkirkan bongkahan batu serta lumpur pekat di bawah guyuran hujan.

Untuk mengurai antrean kendaraan yang terjebak, tim gabungan di lapangan harus bertindak cepat.

“Untuk lalu lintas ruas Sukabumi-Sagaranten saat ini bisa dilewati dengan sistem buka-tutup, sembari proses pembersihan oleh pihak PU terus berjalan,” jelas laporan tersebut.

Beruntung, musibah ini tidak menelan korban jiwa maupun korban luka. Meski demikian, pihak P2BK Nyalindung masih melakukan asesmen (pendataan) mendalam terkait potensi kerusakan rumah warga, fasilitas umum, dan lahan pertanian yang terdampak luapan air.

Hingga berita ini diturunkan, aparat gabungan yang terdiri dari Pemerintah Desa, Kecamatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, BPBD, dan relawan masih bersiaga di lokasi. Mengingat cuaca masih hujan, petugas memberikan imbauan tegas agar warga dan pengendara yang melintas meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi longsor susulan.(*)

Laporan: Aris Jampang

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 103 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Cikidang Sukabumi, Tiga Kepala Keluarga Terancam

22 Mei 2026 - 09:19 WIB

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) BPBD Kabupaten Sukabumi bersama warga setempat bergotong royong membersihkan material tanah longsor di Kampung Cikamuning, Desa Sampora, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jumat (22/5/2026) pagi.

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana