SUKABUMI – Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, memimpin apel pagi akbar yang dihadiri oleh seluruh kepala desa se-Kabupaten Sukabumi pada Rabu (23/4) di halaman parkir Sekretariat Daerah. Pertemuan perdana antara Bupati dengan para pemimpin di tingkat desa ini menjadi ajang penegasan prioritas pembangunan daerah, dengan isu lingkungan, khususnya penanganan sampah, serta kepatuhan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menjadi sorotan utama.
Apel ini menandai dimulainya komitmen komunikasi intensif antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan pemerintah desa, yang direncanakan akan berlangsung secara rutin minimal satu hingga dua kali setiap bulannya. Kehadiran seluruh kepala desa bersama jajaran kepala perangkat daerah menunjukkan keseriusan Pemkab dalam menyelaraskan program dan menyelesaikan persoalan hingga ke tingkat akar rumput.
Dalam amanatnya, Bupati Asep Japar secara tegas menyoroti urgensi penanganan persoalan lingkungan yang semakin mendesak, terutama masalah sampah. Beliau menekankan bahwa penyelesaian masalah ini tidak bisa dibebankan pada satu instansi saja, melainkan memerlukan kolaborasi aktif dari semua pihak.
“Kita tidak bisa saling mengandalkan. Meski ada instansi terkait, pengelolaan sampah harus melibatkan semua pihak, termasuk desa,” ujar Bupati, menekankan pentingnya peran serta pemerintah desa dalam pengelolaan limbah di wilayahnya masing-masing.
Lebih lanjut, Bupati mendorong para kepala desa untuk berpikir inovatif dalam mengelola sampah. Beliau bahkan melihat potensi sampah sebagai sumber pendapatan yang dapat diolah dan memberikan nilai ekonomi, bahkan berpotensi menjadi sumber pembayaran pajak di desa.
“Terkait hal ini akan ada pembahasan lanjutan mengenai strategi pengelolaan sampah yang dapat memberikan nilai ekonomi bagi desa,” ucap Bupati, mengisyaratkan adanya tindak lanjut konkret terkait isu ini.
Selain lingkungan, aspek penerimaan daerah juga menjadi perhatian serius. Bupati Asep Japar secara khusus mengajak seluruh kepala desa untuk meningkatkan kesadaran pajak dan berkomitmen penuh terhadap pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di wilayahnya masing-masing. Kepatuhan membayar PBB dinilai sangat krusial bagi keberlangsungan pembangunan di desa.
“PBB yang lunas akan sangat mendorong pembangunan desa. Kami dari Pemda akan memberikan perhatian khusus kepada desa yang taat pajak sebagai bentuk apresiasi,” jelasnya, memberikan motivasi bagi desa-desa untuk mengoptimalkan penerimaan PBB.
Dalam upaya penguatan ekonomi lokal dan kemandirian desa, Bupati juga menyampaikan rencana pemerintah daerah untuk mendorong pembentukan Koperasi Merah Putih di setiap desa. Langkah ini diharapkan dapat menjadi pilar penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Mengakhiri amanatnya, Bupati berharap pertemuan rutin seperti apel ini dapat menjadi forum efektif untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi di tingkat desa.
“Kita harapkan pertemuan ini jadi jalan untuk menyelesaikan berbagai persoalan di desa. Karena desa adalah ujung tombak pembangunan daerah,” pungkas Bupati, menegaskan posisi strategis desa sebagai garda terdepan dalam kemajuan Kabupaten Sukabumi. Apel perdana ini diharapkan menjadi langkah awal yang positif dalam sinergi antara Pemkab dan pemerintah desa untuk mewujudkan Sukabumi yang lebih baik.(*)
Laporan: Ridwan















