Menu

Mode Gelap

Laporan: Ijus Agus Suhandi · 1 Sep 2024 16:55 WIB

BAPENDA: Mengapa Tidak? Pembayaran Pajak ke BPR Sukabumi di Masa Depan!


					BAPENDA: Mengapa Tidak? Pembayaran Pajak ke BPR Sukabumi di Masa Depan! Perbesar

JENTERANEWS.com – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri, telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan Perumda Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sukabumi terkait penyediaan fasilitas kredit bagi pegawai. Penandatanganan ini berlangsung dalam acara peluncuran gerakan sadar membayar pajak dan retribusi melalui pelayanan rakyat terpadu (gebyar sipenyu) di GOR Venue Tinju Palabuanratu pada Senin, 26 Agustus 2024.

“Perjanjian ini bertujuan untuk mendorong BPR agar lebih berkembang, terutama karena BPR Sukabumi merupakan perusahaan daerah milik Kabupaten Sukabumi,” ungkap Herdy saat ditemui di ruang kerjanya pada Jumat, 30 Agustus 2024.

Herdy menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi memiliki beberapa Perumda, termasuk BPR Sukabumi. “Kolaborasi ini sangat penting. Selain memberikan kredit pinjaman kepada karyawan, ke depannya, sistem pembayaran pajak dan retribusi juga bisa dilakukan melalui BPR,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Direktur Utama Perumda BPR Sukabumi, Udung S.E., menyatakan rasa syukurnya atas terlaksananya perjanjian kerjasama ini. Menurutnya, kerjasama ini akan memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian daerah. “Saat ini, BPR dituntut untuk memperluas akses keuangan bagi masyarakat dan mendorong pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah secara efektif, efisien, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” jelasnya.

Udung juga menjelaskan beberapa program terkait pajak, salah satunya adalah Tabungan Pajak Kendaraan (TAPAK). “Program TAPAK bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menabung dan memudahkan pembayaran pajak kendaraan dengan cara mencicil setiap bulan. Dengan demikian, saat jatuh tempo, nasabah penabung TAPAK akan merasa lebih ringan dan mudah, cukup datang ke Perumda BPR Sukabumi,” ujarnya.

Selain TAPAK, Udung menambahkan bahwa BPR juga memiliki program kredit “SAHABAT MIKRO,” yang ditujukan untuk masyarakat Kabupaten Sukabumi yang memiliki usaha, seperti pedagang kecil dan kelompok UMKM yang membutuhkan modal. Program ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan mengurangi praktik rentenir.

“Produk Sahabat Mikro ini merupakan salah satu program dari Bupati Sukabumi. BPR Sukabumi menawarkan administrasi bulanan yang terjangkau dan syarat kredit yang ringan, dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dan perbankan yang sehat. Syaratnya, calon nasabah Sahabat Mikro tidak sedang mendapatkan fasilitas kredit di bank lain dan tidak terdaftar di SLIK sebagai debitur bermasalah,” tambahnya.

Dengan adanya kerjasama ini, Udung mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Bapenda dan terutama kepada Bupati Sukabumi yang terus mendorong kemajuan BUMD milik pemerintah daerah. “Kerjasama ini sangat membantu kami dalam mengembangkan bisnis Perumda BPR Sukabumi agar lebih baik dan maju di masa depan,” pungkasnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Misteri Kematian Tragis Bocah 12 Tahun di Sukabumi: Penuh Luka Bakar, Tim Forensik Tunggu Hasil Lab

20 Februari 2026 - 16:56 WIB

Sejumlah petugas medis dan polisi memindahkan kantong jenazah berwarna kuning berisi jasad NS (12) dari ambulans untuk proses autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi, Jumat (20/2/2026).

Sukabumi Rintis Desa Mandiri Energi: DPRD dan Pemkab Bersinergi Resmikan Fasilitas Biogas dan Solar Dryer House

16 Februari 2026 - 17:00 WIB

Bupati Asep Japar bersama Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali meresmikan fasilitas energi terbarukan di Desa Cidadap. Kehadiran unsur pimpinan daerah dan legislatif ini menegaskan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan desa mandiri energi dan ekonomi sirkular di Kabupaten Sukabumi.

Bocah Tewas Tertembak Senapan Angin, Polres Sukabumi Kota Tunggu Langkah Keluarga

9 Februari 2026 - 22:02 WIB

Suasana di ruang tunggu fasilitas kesehatan, tempat di mana pihak kepolisian dan keluarga diduga berkumpul terkait kasus meninggalnya bocah perempuan akibat tertembak senapan angin oleh ayah tirinya. Korban sempat menjalani perawatan intensif di RS Betha Medika, Sukabumi, sebelum menghembuskan napas terakhir.

Drama Begal di Cisaat Ternyata Rekayasa: Sopir Sayur Ikat Diri Sendiri Demi Hindari Utang

31 Januari 2026 - 13:16 WIB

Pria berinisial N (kiri) saat memberikan keterangan kepada Kapolsek Cisaat AKP Yanto Sudiarto (kanan) di Mapolsek Cisaat, Sukabumi, Jumat (30/1/2026). N akhirnya mengakui bahwa narasi pembegalan yang menimpa dirinya hanyalah rekayasa demi menghindari kewajiban melunasi utang dan biaya pernikahan.

Sidak Komisi I DPRD Sukabumi Bongkar Dugaan HGU Ilegal dan Alih Fungsi Lahan di Cidolog: Negara Berpotensi Rugi

21 Januari 2026 - 17:29 WIB

Suasana rapat koordinasi dalam rangka kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi di Desa Cidolog, Rabu (21/1/2026). Pertemuan yang turut dihadiri oleh unsur dinas terkait dan pemerintah setempat ini membahas temuan krusial mengenai dugaan pelanggaran izin HGU dan alih fungsi lahan perkebunan di wilayah tersebut.

Kejar Regulasi Responsif, Bapemperda DPRD Kabupaten Sukabumi Bedah Dua Raperda Strategis Bersama Dishub

12 Januari 2026 - 16:09 WIB

Suasana rapat kerja Bapemperda DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Dinas Perhubungan saat membahas pendalaman materi dua Raperda strategis terkait Perhubungan dan Ketertiban Umum di Gedung DPRD, Senin (12/1/2026).
Trending di Laporan: Ijus Agus Suhandi