Menu

Mode Gelap

Bencana · 30 Jun 2024 17:10 WIB

Bencana Di Jampang Tengah Bangunan Sekolah Ambruk, Rumah Tertimpa Pohon Hingga Jembatan Terputus Imbas Hujan Deras


					Bencana Di Jampang Tengah Bangunan Sekolah Ambruk, Rumah Tertimpa Pohon Hingga Jembatan Terputus Imbas Hujan Deras Perbesar

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang melanda sebagian wilayah Sukabumi Selatan menyebabkan bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri Cilimus di Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi ambruk. Pada Sabtu 29 Juni 2024, sekitar pukul 21.00 WIB.

Petugas Penanggu Bencana Kecamatan (P2BK) Jampang Tengah, Dadi Supardi, Mengatakan Selain hujan deras dengan intensitasnya tinggi dan berlangsung cukup lama, kondisi bangunan sekolah yang sudah lapuk karena usia juga menjadi faktor penyebab ambruknya bangunan SDN Cilimus.

“Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta dan akan berdampak pada proses belajar mengajar karena seluruh atap bangunan sekolah mengalami kerusakan akibat ambruknya bangunan tersebut,” kata Dadi

Empat ruang kelas Sekolah Dasar (SD) Negeri Cilimus itu tidak bisa digunakan lagi untuk kegiatan belajar mengajar, Seluruh genteng dan kerangka kayu yang menjadi penyangga atap sudah hancur berserakan di sekitar bangunan tersebut.

“Tidak hanya itu, material bangunan lainnya, yakni papan juga ikut hancur jatuh ke lantai dasar kelas. Kabel-kabel juga terjuntai di beberapa sisi bangunan tersebut,” terangnya.

Rumah milik U Suherman tertimpa pohon kelapa

P2BK Jampang Tengah menambahkan Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Sabtu  (29/6/2024) dari siang hingga malam mengakibatkan sejumlah bencana di Kecamatan Jampang Tengah.

Jembatan Sungai Cikurutug terputus akibat banjir bandang

“Selain ambruknya bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri Cilimus, Satu Unit rumah milik U Suherman (L) 48 Tahun yang di huni 1 KK 5 jiwa mengalami rusak sedang akibat tertimpa pohon kelapa.

“Kemudian Jembatan Sungai Cikurutug  penghubung Kampung Cisaat RT 28/05 dengan  Kampung Cilimus RT 29/05, terputus akibat banjir bandang.” pungkasnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana