JENTERANEWS.com – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menyusun strategi pemulihan manajemen krisis kepariwisataan pasca bencana yang melanda wilayah tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan transisi pemulihan berjalan lancar dan sektor pariwisata kembali pulih serta berdaya tarik.
Kepala Dispar Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menjelaskan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan dengan berbagai pihak terkait di sektor pariwisata. Hasilnya, serangkaian agenda penting telah disiapkan untuk memulihkan citra dan daya tarik Sukabumi sebagai destinasi wisata unggulan.
“Semuanya berawal dari proses pemetaan, mitigasi, hingga memastikan kesiapan ekosistem pariwisata. Kami juga fokus pada pemulihan destinasi wisata dan membangun kembali citra positif Sukabumi melalui promosi yang gencar dan penguatan informasi di berbagai platform media sosial. Pesan utama yang ingin kami sampaikan adalah Sukabumi siap kembali menerima kunjungan wisatawan,” ujar Sendi pada hari Jumat (3/1/2025).
Sendi juga menekankan bahwa aksesibilitas menuju seluruh destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi telah pulih sepenuhnya dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa beberapa lokasi wisata, khususnya wisata pantai, memiliki tingkat kerentanan terhadap bencana alam seperti banjir rob.
“Namun, kami optimis bahwa pariwisata Sukabumi memiliki ketahanan yang kuat dan mampu bangkit kembali. Kami akan terus berupaya agar sektor ini kembali menjadi kebanggaan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sendi mengajak partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di area wisata. “Kami berharap, dengan sinergi dan kerja sama dari semua pihak, destinasi wisata di Sukabumi dapat terus memberikan kesan positif dan pengalaman yang berkesan bagi para wisatawan,” pungkasnya.
Dengan strategi yang komprehensif ini, Dispar Kabupaten Sukabumi optimis sektor pariwisata dapat segera pulih dan kembali memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah.(*)















