Menu

Mode Gelap

Bencana · 22 Sep 2025 14:17 WIB

Gempa Sukabumi: 14 Rumah Rusak, Puluhan Jiwa Terdampak, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan


					Warga meninjau rumah yang rusak ringan di Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, akibat gempa bumi. Dok. BPBD Kabupaten Sukabumi Perbesar

Warga meninjau rumah yang rusak ringan di Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, akibat gempa bumi. Dok. BPBD Kabupaten Sukabumi

JENTERANEWS.com – Dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,0 yang mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi pada Sabtu malam, 20 September 2025, terus meluas. Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, kerusakan paling parah terpusat di Kecamatan Kabandungan, khususnya di Desa Cipeuteuy dan Desa Tugubandung.

Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, melaporkan bahwa tidak ada korban luka maupun meninggal dunia akibat gempa tersebut. Namun, sebanyak 14 unit rumah warga mengalami kerusakan, terdiri dari 1 unit rusak sedang dan 13 unit rusak ringan.

“Data sementara dari petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) menunjukkan, sebanyak 15 keluarga atau 57 jiwa terdampak,” jelas Daeng, Senin (22/09/2025).

Kerusakan tersebar di sejumlah titik, antara lain:

  • Desa Cipeuteuy: Kampung Cisarua RT 04/05, Kampung Cipeuteuy RT 04/01, dan Kampung Arendah RT 04/02. Di desa ini, 5 keluarga atau 20 jiwa terdampak.
  • Desa Tugubandung: Kampung Cisasah RT 02/08. Di desa ini, 10 keluarga atau 37 jiwa terdampak.

Meskipun puluhan warga terdampak, hingga saat ini belum ada laporan warga yang mengungsi.

Waspada Gempa Susulan dan Kebutuhan Mendesak Warga

Gempa yang terjadi pada Sabtu, 20 September 2025, pukul 23.47 WIB itu berlokasi di 25 kilometer timur laut Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 10 kilometer. Getaran gempa sempat dirasakan warga di berbagai wilayah di Kecamatan Kabandungan.

Daeng Sutisna mengingatkan bahwa potensi gempa susulan masih perlu diwaspadai karena getaran kecil masih dirasakan oleh masyarakat. BPBD Kabupaten Sukabumi terus melakukan pemantauan intensif dan berkoordinasi dengan BMKG serta perangkat desa di lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Daeng juga menyampaikan beberapa kebutuhan mendesak bagi warga terdampak. “Kebutuhan mendesak meliputi tenda gulung, sembako atau makanan siap saji, perlengkapan rumah tangga, dan obat-obatan,” katanya.

Saat ini, taksiran kerugian material akibat gempa masih dalam proses pendataan oleh tim di lapangan. (*)

Editor : Mia

Artikel ini telah dibaca 34 kali

Baca Lainnya

Anggota DPRD Sukabumi H. Loka Tresnajaya Apresiasi Purna Tugas Camat Cicurug dalam Momentum Halal Bihalal

30 April 2026 - 18:36 WIB

Suasana hangat saat penyampaian sambutan dalam acara Halal Bihalal sekaligus Pengantar Purna Tugas Camat Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP., A.Kp., di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemberian penghormatan atas dedikasi pengabdian beliau di wilayah tersebut.

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)
Trending di Bencana