JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Curugkembar Kabupaten Sukabumi pada Jumat (22/11) sore mengakibatkan bencana alam yang cukup parah. Berdasarkan laporan dari petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Curugkembar, Suryana, setidaknya belasan titik di beberapa desa mengalami longsor dan jembatan putus.
Desa Curugkembar menjadi salah satu wilayah yang terparah. Longsor menutup total jalan desa di Kampung Pasir Tengah, sementara beberapa jembatan di Kampung Cisalada, Tutugan, dan Puncak Lonceng juga putus. Jalan kabupaten ruas Curugkembar-Nyalindung bahkan amblas akibat pergerakan tanah.
Kondisi serupa juga terjadi di Desa Tanjungsari, di mana longsor menutup jalan desa di Kampung Pasir Naringgul dan Madrasah Naringgul kebanjiran. Di Desa Mekartanjung, jembatan gantung Cibodas yang menjadi penghubung dua desa dan kecamatan mengalami kerusakan parah akibat tergerus air sungai. Beberapa jembatan dan jalan di desa ini juga mengalami kerusakan.
Desa Cimenteng dan Nagrak Jaya juga tidak luput dari dampak bencana. Jembatan dan jalan di beberapa kampung di kedua desa tersebut putus, sementara pondasi rumah warga di Kampung Tegal Jaya, Desa Cimenteng, jebol akibat longsor.
Akibat bencana ini, akses jalan dan jembatan terputus total, sehingga menghambat aktivitas warga sehari-hari, terutama bagi anak sekolah.
P2BK Kecamatan Curugkembar telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan asesmen ke lokasi kejadian dan saat ini tengah membutuhkan alat berat untuk perbaikan.(*)















