Menu

Mode Gelap

Buzz · 18 Nov 2021 15:50 WIB

Kades Mekartajung: Penjualan Besi Rongsokan Eks Jembatan Dilakukan Berdasarkan Kesepakatan Warga


					Besi tua eks Jembatan Cibodas kondisinya telah keropos dan berkarat dilego ke penampung barang rongsokan. Perbesar

Besi tua eks Jembatan Cibodas kondisinya telah keropos dan berkarat dilego ke penampung barang rongsokan.

Kepala Desa Mekartanjung, Eden Solihin mengatakan, penjualan besi rongsokan eks jembatan dilakukan berdasarkan kesepakatan dengan warga. Kesepakatan itu tercapai setelah warga membongkar besi-besi bekas Jembatan Cibodas yang terletak di Desa Mekartanjung, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi.

“Besi rongsokan itu diangkat dari sungai oleh warga. Tadinya akan digunakan untuk memperbaiki jembatan gantung yang satu lagi. Namun kondisinya telah keropos dan berkarat. Jadi warga dengan perangkat desa sepakat untuk menjual besi rongsok tersebut,” kata Deden kepada wartawan, Senin (3/5/2021).

Mengapa besi eks Jembatan Cibodas bisa karam ke dalam sungai? Karena beberapa waktu lalu jembatan ini runtuh dihantam banjir. Sebagian materialnya hanyut terbawa banjir dan besi-besinya tenggelam.

Kemudian warga mengangkat lempengan-lempengan besi dari dasar sungai. Pemdes Mekartanjung dan warga telah bersepakat akan memanfaatkan besi tua itu untuk menunjang jembatan gantung yang letaknya tidak terlalu jauh dari Jembatan Cibodas.

Namun, apa daya, kondisi besi sudah terlalu tua dan dipenuhi dengan karat. Dilihat kondisinya itu, besi tersebut tidak bisa digunakan kembali untuk menunjang jembatan.

“Keputusannya besi tua itu dijual. Hasil penjualannya akan digunakan untuk memperbaiki jembatan gantung,” jelas Deden.

Sementara Jembatan Cibodas saat ini sedang diperbaiki dengan proyek dari pemerintah yang dikerjakan oleh kontraktor.

Sebelumnya penjualan besi tua itu sempat dipertanyakan warga dan aktivis di Kecamatan Curugkembar. Mereka menginginkan besi bekas dari Jembatan Cibodas digunakan untuk meningkatkan jembatan yang satu lagi yang kondisinya telah rusak.

Dengan adanya penjelasan dari Kades Deden, keinginan dan harapan warga dapat terwujud. (*)

Artikel ini telah dibaca 127 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Gadis 18 Tahun di Cidadap Sukabumi Dilaporkan Hilang Sejak Sabtu, Keluarga dan Warga Berharap Bantuan

29 April 2025 - 21:28 WIB

Foto: Siti Monada Auliani (18), gadis asal Kampung Cisindang, Desa Cidadap, Sukabumi, yang dilaporkan hilang sejak Sabtu, 26 April 2025. (Dok. Keluarga/Ist.)

PWRI Kabupaten Sukabumi Salurkan Santunan di Bulan Ramadhan, Asda Beri Apresiasi dan Harapan Keberlanjutan

26 Maret 2025 - 14:23 WIB

Suasana hangat saat penyerahan santunan dan bingkisan kepada kaum dhuafa dan jemaah pengajian oleh PWRI Kabupaten Sukabumi di Aula PWRI Ciaul Baru, Rabu (26/03/25). Acara ini menjadi wujud nyata kepedulian di bulan Ramadhan.

Geger, Pencurian Domba Modus Sembelih Resahkan Warga Sukabumi

23 Maret 2025 - 23:07 WIB

domba-domba yang menjadi korban pencurian dengan modus penyembelihan di kandang.

Sinergi Forkopimda Sukabumi Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Idul Fitri 2025 di Pasar Gudang

21 Maret 2025 - 17:40 WIB

Suasana pemantauan harga sembako di Pasar Gudang, Kota Sukabumi, oleh Forkopimda menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025.

Gibran Tinjau Sukabumi: Jembatan Putus, Korban Jiwa Berjatuhan Akibat Banjir dan Longsor

8 Maret 2025 - 11:17 WIB

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung kondisi Jembatan Cidadap yang putus akibat banjir di Sukabumi, Sabtu (8/3/2025).

Amarah Warga Memuncak: Suami Diduga Sengaja Abaikan Istri dan Anak Saat Banjir Bandang

7 Maret 2025 - 17:45 WIB

LURAH Palabuhanratu, Yadi Supriyadi (oranye) mengawal penyerahan Aang Encis (tengah) ke Polsek Palabuhanratu.
Trending di Bencana