JENTERANEWS.com – Semangat kepramukaan berkobar di Bumi Perkemahan Stegu (Sawah Tegalega), Cimanggu, saat ratusan anggota Pramuka dari Kwartir Ranting (Kwarran) Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, menggelar Jambore Ranting. Acara yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Gerakan Pramuka ini berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Agustus 2025.
Mengusung tema besar “Kolaborasi Untuk Membangun Ketahanan Bangsa”, perkemahan ini secara resmi dibuka dalam sebuah upacara khidmat pada Selasa (12/8/2025). Bertindak sebagai pembina upacara adalah Camat Cidolog, H. Habiburohman, S.Ag, M.Si, yang hadir bersama seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), termasuk Kapospol dan Danposramil Cidolog, serta para kepala sekolah se-Kecamatan Cidolog.
Ketua Kwarran Pramuka Kecamatan Cidolog, Emat Muslihat, S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema yang diusung merupakan cerminan dari tujuan utama kegiatan.
“Dengan rasa bangga, kita mengusung tema perkemahan ‘Kolaborasi Untuk Membangun Ketahanan Bangsa’. Mari kita bersama-sama, melalui gerakan ini, mencetak tunas-tunas bangsa yang tangguh demi Indonesia yang kita cintai,” tegas Emat. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Ketua PGRI, jajaran Forkopimcam, pemuda, dan seluruh ketua gugus depan yang telah berkolaborasi menyukseskan acara.
Antusiasme para peserta menjadi sorotan utama. Ketua Pelaksana Kegiatan, Jumhadi, S.Pd.I., melaporkan bahwa jambore ini diikuti oleh 392 peserta dan 52 pendamping yang berasal dari 18 gugus depan di Kecamatan Cidolog. Semangat mereka tak tergoyahkan oleh tantangan di lapangan.
“Walaupun cuaca terkadang hujan dan panas silih berganti, itu tidak sedikit pun mengurangi semangat membara dari Kakak-kakak dan Adik-adik peserta,” ungkap Jumhadi. Ia menambahkan, kesuksesan acara ini didukung oleh sumber anggaran yang berasal dari iuran peserta serta donasi dari para donatur yang peduli terhadap pembinaan generasi muda.
Selama tiga hari, Bumi Perkemahan Stegu berubah menjadi ‘kawah candradimuka’ yang menempa para peserta dengan beragam kegiatan edukatif dan menantang. Agenda dimulai dari pendirian tenda, dilanjutkan dengan wide game jelajah alam, halang rintang, hingga sesi bincang tokoh inspiratif. Keterampilan khas Pramuka seperti pionering (bangunan darurat), tali temali, dan Latihan Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) juga turut dilombakan untuk mengasah kompetensi dan kerja sama tim.
Saat malam tiba, kegiatan diisi dengan nuansa spiritual melalui salat berjamaah dan momen refleksi, yang kemudian memuncak pada upacara api unggun. Kehangatan api unggun menjadi saksi bisu kreativitas para peserta yang menampilkan berbagai pentas seni dari kontingen masing-masing. Sebagai penutup, rangkaian kegiatan diakhiri dengan aksi bakti sosial dan upacara peringatan HUT Pramuka ke-64.
Jambore Ranting ini berhasil menjadi lebih dari sekadar ajang perayaan. Ia menjadi wadah pembentukan karakter, memperkuat disiplin, dan menanamkan nilai-nilai kolaborasi, sejalan dengan cita-cita besar untuk membangun ketahanan bangsa yang dimulai dari generasi muda. (*)
Editor : Mia















