Menu

Mode Gelap

Bola & Sports · 17 Nov 2021 15:05 WIB

Konsultan Pengawas Keluhkan Pelaksanaan Pembangunan Gedung B3 RSUD Sagaranten.


					IMG 20211117 WA0015 Perbesar

IMG 20211117 WA0015

 

Percepatan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah, (RSUD) Sagaranten Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya memenuhi berbagai kebutuhan bangunannya, karena Pembangunan kesehatan merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam pembangunan nasional.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga sangat mengutamakan kualitas fisik pembangunan.Jangan sampai pembangunan yang dilakukan asal jadi dan hanya mengejar realisasi, agar terlihat selesai 100 persen dan bisa dilakukan PHO.

Seperti yang  di lakukan oleh konsultan pengawas dinas kesehatan Soni,  dirinya selalu inten mengawasi dan mengawal proses pembangunan sesui dengan tugasnya.

Namun dalam pembangunan Gedung Limbah B3 RSUD Sagaranten, yang di kerjakan oleh CV MA’AN JABAL NUR.  bersumber dana APBD Kabupaten Sukabumi Th 2021. dengan nilai kontrak Rp 199.500.000.,  Konsultan pengawas Soni dirinya merasa kecewa, mengingat bahan  matrial pasir yang di gunakan memakai pasir berkualitas rendah. Menurutnya pasir lumpur seperti ini di kwatirkan penurunan daya rekat, sehingga bangunan tidak akan tahan lama. ” kalau penggunaan pasir seperti ini saya kuwatit pembangunan ini tidak tahan lama” Kata Soni Rabu (17/11/2021)

Tegoran dari soni sudah berulang kali kepada para pekerja di lapangan, namun para pekerja tidak bisa meruti arahan dari pengawas, karena mereka hanya menerapkan bahan matrial yang ada di lokasi pembangunan.

Sementara  penanggung jawab pelaksana lapangan atau mandor pekerjanyapun, menurut soni tidak penah betemu. Jadi soni kesulitan untuk mengarahkan supaya bangunan tersebut sesuai dengan spek nya. “Saya kesulitan untuk bisa komunikasi dengan penaggung jawab pelaksana pembangunan, sudah berulang kali meminta pekerja agar penanggung jawab atau mandornya bisa menghubungi saya atau ketemu langsung di sini.” Kata soni, ketika memantau pengerjaan pembangunan B3 di lokasi.

Sementara mandor pelaksana bangunan tersebut Ute, menerangkan ” saya bertanggung  jawab atas pekerja nya saja, Adapun bahan matrial itu bukan saya penyedianya.” Kata Ute, saat di hubungi lewat Telepon

Lanjutnya “kalau bentuk bangunan tidak sesuai dengan gambar dari perencana itu bagian saya” pungkas Ute.

Reporter : Hamjah

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Sukabumi Galakkan Desentralisasi Sampah, Wali Kota Pimpin Aksi Bersih Nasional di Jembatan Merah Baros

24 Oktober 2025 - 14:14 WIB

Sukabumi Galakkan Desentralisasi Sampah, Wali Kota Pimpin Aksi Bersih Nasional di Jembatan Merah Baros

Heboh Isu Ompreng MBG dari Cina Diduga Mengandung Minyak Babi, Badan Gizi Nasional Buka Suara

27 Agustus 2025 - 16:41 WIB

Heboh Isu Ompreng MBG dari Cina Diduga Mengandung Minyak Babi, Badan Gizi Nasional Buka Suara

Semarak Sambut HUT RI ke-80, Ribuan Penonton Padati Open Turnamen Bola Voli Putri di Mekarjaya

24 Agustus 2025 - 14:36 WIB

Semarak Sambut HUT RI ke-80, Ribuan Penonton Padati Open Turnamen Bola Voli Putri di Mekarjaya

Kematian Balita Raya Akibat Infeksi Cacing, Bupati Sukabumi: “Ini Soal Pola Asuh yang Salah”

21 Agustus 2025 - 15:18 WIB

Kematian Balita Raya Akibat Infeksi Cacing, Bupati Sukabumi: "Ini Soal Pola Asuh yang Salah"

Semarak Kemerdekaan, Bupati Asep Japar dan Ratusan Warga Sukabumi Ikuti Senam Massal KORMI

16 Agustus 2025 - 12:57 WIB

Semarak Kemerdekaan, Bupati Asep Japar dan Ratusan Warga Sukabumi Ikuti Senam Massal KORMI

Pelecehan Seksual Mahasiswi di PN Sukabumi: Jejak Oknum Hakim Diselidiki, Intimidasi Diduga Terjadi

3 Maret 2025 - 09:46 WIB

Kuasa hukum korban saat melaporkan dugaan kasus pelecehan seksual di PN Sukabumi ke Polres Sukabumi Kota.
Trending di Buzz