Menu

Mode Gelap

News · 26 Des 2024 19:41 WIB

Longsor di Cimapag Simpenan Lumpuhkan Akses Jalan, Bupati Sukabumi Tinjau Lokasi dan Pastikan Evakuasi Berjalan


					Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami, meninjau langsung lokasi longsor di Kampung Cimapag, Simpenan, Kamis (26/12/2024). Pemerintah daerah berupaya mempercepat proses evakuasi material longsor dan memulihkan akses jalan. Perbesar

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami, meninjau langsung lokasi longsor di Kampung Cimapag, Simpenan, Kamis (26/12/2024). Pemerintah daerah berupaya mempercepat proses evakuasi material longsor dan memulihkan akses jalan.

JENTERANEWS.com – Bencana tanah longsor melanda Kampung Cimapag, RT 03 RW 09, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (25/12/2024) sekitar pukul 15.00 WIB. Longsor sepanjang kurang lebih 50 meter ini menutup ruas jalan Bagbagan-Kiaradua, menyebabkan aktivitas warga terganggu dan menghambat perekonomian wilayah.

Alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor yang menutupi ruas jalan Bagbagan-Kiaradua di Kampung Cimapag, Simpenan, Sukabumi, Kamis (26/12/2024).

Alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor yang menutupi ruas jalan Bagbagan-Kiaradua di Kampung Cimapag, Simpenan, Sukabumi, Kamis (26/12/2024).

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami, bersama unsur Forkopimda, meninjau langsung lokasi bencana pada Kamis (26/12/2024). Bupati memastikan bahwa proses evakuasi material longsor sedang berlangsung dengan pengerahan sejumlah alat berat. Pemerintah berupaya memulihkan akses jalan alternatif Palabuhanratu-Jampang secepatnya.

“Komunikasi yang dilakukan semua pihak sudah bagus. Saat ini pun petugas di lapangan sedang melangsungkan proses evakuasi material longsor,” ujar Bupati Marwan saat meninjau lokasi.

Bupati Marwan menjelaskan bahwa longsor ini berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat setempat, namun ia meyakinkan bahwa wisatawan yang hendak berlibur akhir tahun tidak akan terpengaruh. Menurutnya, masih banyak jalan alternatif menuju kawasan pariwisata, terutama Geopark Ciletuh.

“Kalau menurut saya ini tidak berpengaruh kepada wisatawan yang akan berlibur di akhir tahun karena masih banyak jalan alternatif menuju kawasan pariwisata yakni Geopark Ciletuh,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati Marwan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya bagi mereka yang tinggal di daerah rawan longsor. Pemerintah daerah berkomitmen untuk secepatnya menyelesaikan proses evakuasi dan memulihkan akses jalan yang terdampak.(*)

Artikel ini telah dibaca 119 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News