JENTERANEWS.com – Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Sukabumi beberapa waktu lalu mengakibatkan terjadinya tanah longsor di ruas jalan nasional Bagbagan-Kiara Dua, tepatnya di Kampung Cimapag, RT 03 RW 09, Desa Loji, Kecamatan Simpenan.
Dandi Sulaeman, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, melaporkan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Selasa (31/12) pagi. Hasil peninjauan menunjukkan bahwa jalur yang sempat terputus akibat longsor kini sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, meskipun masih diberlakukan sistem buka tutup.
“Kondisi saat ini sudah bisa dilalui, namun masyarakat diminta tetap waspada. Potensi longsor susulan masih ada, terutama jika terjadi hujan deras,” ujar Dandi.
Sebagai upaya penanganan pascabencana, P2BK Kecamatan Simpenan telah berkoordinasi dengan perangkat desa, kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP untuk melakukan pendataan dan memberikan himbauan kepada masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera menjauh dari lokasi longsor jika terjadi hujan. Cuaca ekstrem masih berpotensi menyebabkan terjadinya bencana serupa,” tambah Dandi.(*)















