Menu

Mode Gelap

News · 21 Nov 2024 17:40 WIB

Masyarakat Sukabumi Bersatu Lawan Peredaran Obat Keras Terbatas


					Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (Sekum MUI) Kabupaten Sukabumi, KH.Ujang Hamdun (Uha) saat menerima kedatangan para pegiat sosial dan kemanusiaan. Perbesar

Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (Sekum MUI) Kabupaten Sukabumi, KH.Ujang Hamdun (Uha) saat menerima kedatangan para pegiat sosial dan kemanusiaan.

JENTERANEWS.com – Kegelisahan masyarakat Sukabumi terhadap maraknya peredaran obat keras terbatas (OKT) akhirnya memuncak. Aksi gabungan warga, karang taruna, dan organisasi masyarakat sipil berhasil menggerebek sebuah warung yang diduga menjadi pusat peredaran OKT di Kecamatan Gunungguruh.

Tidak berhenti sampai di situ, gerakan ini pun berencana merambah wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, menyusul adanya informasi kuat mengenai peredaran OKT yang menyasar anak-anak di bawah umur.

Menanggapi aksi tersebut, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, KH. Ujang Hamdun, memberikan apresiasi yang tinggi. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif warga dalam memberantas peredaran obat-obatan terlarang ini,” ujar KH. Ujang.

Lebih lanjut, KH. Ujang menegaskan bahwa MUI akan mendukung penuh upaya pemberantasan peredaran OKT. “Obat-obatan yang memabukkan dan merusak adalah kemungkaran yang harus diberantas. Kita harus melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

MUI juga telah membentuk tim khusus untuk mendalami masalah ini dan mengumpulkan data-data yang diperlukan. “Jika data-data yang kami kumpulkan sudah cukup kuat, kami akan meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap para pelaku,” tambah KH. Ujang.

KH. Ujang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam memberantas peredaran OKT. “Orang tua harus lebih waspada dan mengawasi anak-anaknya. Kita semua harus bersatu untuk menyelamatkan generasi muda,” imbuhnya.

Sementara itu, Polres Sukabumi Kota telah berhasil menangkap tiga orang pelaku peredaran OKT. Atas prestasi ini, MUI menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian. Namun, MUI tetap mendesak agar aparat penegak hukum terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap kasus-kasus serupa.

“Jika nantinya masih ditemukan adanya pembiaran dari pihak kepolisian, kami tidak akan ragu untuk melakukan langkah-langkah lebih lanjut sesuai dengan ketentuan agama dan hukum,” tegas KH. Ujang.

Aksi gabungan masyarakat Sukabumi dalam memberantas peredaran OKT ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat peduli terhadap masa depan generasi muda. Peredaran obat-obatan terlarang merupakan ancaman serius yang harus diatasi bersama.(*)

Sumber : Lingkarpena.id

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026: Kawal Aksi Unjuk Rasa di Yahukimo Tetap Kondusif

22 Januari 2026 - 18:11 WIB

Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H. (depan, topi bertuliskan ZET S), bersama personel gabungan Operasi Damai Cartenz dan Brimob BKO Polda Papua saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia di halaman Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Dekai, Rabu (21/1/2026).
Trending di News