Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 1 Sep 2024 10:50 WIB

Open Grasstrack Sukabumi Ngabumi: Sekda Optimis Berkontribusi Positif Terhadap Pariwisata dan UMKM


					Open Grasstrack Sukabumi Ngabumi: Sekda Optimis Berkontribusi Positif Terhadap Pariwisata dan UMKM Perbesar

 

Open Grasstrack Sukabumi Ngabumi

Open Grasstrack Sukabumi Ngabumi

JENTERANEWS.com – Ratusan crosser dari berbagai daerah berpartisipasi dalam kejuaraan Open Grasstrack Sukabumi Ngabumi 2024, yang berlangsung di Sirkuit DTX Manangel Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu, 31 Agustus 2024. Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman.

Terdapat 30 kelas yang ditawarkan dalam kompetisi ini, mulai dari kelas lokal hingga kelas open. Sebanyak 600 peserta dari berbagai provinsi, termasuk Jawa Barat, Banten, Jakarta, Lampung, dan Papua, turut ambil bagian dalam ajang ini.

Olahraga otomotif ini berlangsung dari 31 Agustus hingga 1 September 2024, menampilkan crosser muda berusia 14 tahun, M. Athar Al Ghifari, yang dikenal sebagai ‘Si Anak Ajaib’ dan telah meraih prestasi di tingkat nasional dalam motocross.

Sirkuit Manangel Palabuhanratu memiliki panjang lintasan 1.200 meter, dilengkapi dengan 13 tikungan tajam dan sepuluh titik jumping. Sekda H. Ade Suryaman menyatakan bahwa Grasstrack Sukabumi Ngabumi 2024 merupakan salah satu agenda dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-154. Tujuan dari ajang ini adalah untuk melahirkan atlet-atlet muda yang berbakat dan profesional di bidang grasstrack di Kabupaten Sukabumi.

Kehadiran bintang tamu yang telah sukses di ajang motocross nasional diharapkan dapat memotivasi lahirnya atlet baru di daerah ini. Selain sebagai ajang pencarian bibit atlet motocross, Sekda juga menekankan bahwa olahraga ini memiliki dampak positif terhadap peningkatan ekonomi dan pertumbuhan pariwisata di Kabupaten Sukabumi.

“Semoga ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembangunan sektor pariwisata dan UMKM di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya. Sekda optimis akan lebih fokus dalam mendorong olahraga otomotif di daerah ini, mengingat dampaknya yang besar terhadap kemajuan wilayah.

“Kami akan menjadikan olahraga otomotif di Kabupaten Sukabumi sebagai agenda rutin tahunan dan akan memasukkannya ke dalam kalender HJKS di masa mendatang,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Penyelenggara Handi Rosandi menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan olahraga otomotif sesuai harapan pemerintah daerah untuk melahirkan atlet muda motocross dan mendukung pertumbuhan pariwisata di Kabupaten Sukabumi.

“Acara ini diinisiasi oleh Rumah Makan Baraya dalam rangka memeriahkan HJKS ke-154. Kami berharap acara ini dapat menjadi bagian dari kalender event tahunan Kabupaten Sukabumi,” ujarnya singkat.

Juara pertama Open Grasstrack Sukabumi Ngabumi 2024 akan menerima hadiah uang tunai sebesar Rp 100 juta. Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Sukabumi juga menyerahkan penghargaan Sukabumi Ngabumi kepada B2Speed (pengelola Sirkuit DTX Manangel) dan Rumah Makan Baraya (penyelenggara acara).(*)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Anggota DPRD Sukabumi H. Loka Tresnajaya Apresiasi Purna Tugas Camat Cicurug dalam Momentum Halal Bihalal

30 April 2026 - 18:36 WIB

Suasana hangat saat penyampaian sambutan dalam acara Halal Bihalal sekaligus Pengantar Purna Tugas Camat Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP., A.Kp., di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemberian penghormatan atas dedikasi pengabdian beliau di wilayah tersebut.

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana