Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 11 Okt 2022 17:42 WIB

Optimalkan UMKM, Pemkab Sukabumi Terus Lakukan Berbagai Dukungan


					Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami, saat membuka rapat koordinasi pemberdayaan usaha mikro Kabupaten Sukabumi Perbesar

Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami, saat membuka rapat koordinasi pemberdayaan usaha mikro Kabupaten Sukabumi

JENTERANEWS.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus menggenjot UMKM untuk tumbuh dan berkembang. Apalagi, di situasi ekonomi dunia pasca pandemi covid 19 seperti saat ini.

Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami mengatakan, Pemkab Sukabumi terus membuka ruang agar UMKM semakin maju. Salah satunya dengan melibatkan pentahelix dalam penguatan UMKM.

“Keterlibatan pentahelix untuk membuka ruang dan persoalan yang ada agar UMKM tumbuh dan berkembang,” ujarnya saat membuka rapat koordinasi pemberdayaan usaha mikro Kabupaten Sukabumi di salah satu hotel di Kecamatan Cicantayan, Selasa, 11 Oktober 2022.

Tak hanya itu saja, Pemerintah Kabupaten Sukabumi pun terus menyiapkan berbagai upaya agar UMKM terus maju. Salah satunya lewat regulasi kebijakan.

“Kami pun mensupport UMKM dengan memasukannya ke dalam e katalog,” ucapnya.

Selain itu, perubahan arah pemerintahan dari asalnya industri manufaktur ke pariwisata dan pertanian pun untuk menguatkan UMKM di Kabupaten Sukabumi. Apalagi, dengan potensi pariwisata dan pertanian yang sangat luar biasa di daerah terluas ke dua se Jawa dan Bali ini.

Baca Juga:   Bencana Pergerakan Tanah, 8 Bangunan Rumah Warga Rusak di Bantargadung Sukabumi

“Dengan semua ini, inflasi di daerah kita masih terendah di Jawa Barat,” ungkapnya.

Di sisi lain, para pelaku UMKM harus lebih melek digital. Apalagi, perkembangan zaman saat ini yang semuanya serba digital.

“Sekarang ini semuanya serba digital. Jadi, sebaiknya bapak ibu agar lebih memanfaatkan perkembangan digital untuk memajukan usaha,” bebernya.

Kepala DKUKM Kabupaten Sukabumi Yulipri mengatakan, terdapat 150.520 pelaku UMKM di Kabupaten Sukabumi. Mereka terus didorong agar semakin eksis dan memiliki kualitas serta produktivitas yang mumpuni. Sehingga, keberadaan UMKM di Kabupaten Sukabumi mampu bersaing.

“Jadi, rapat koordinasi ini sebagai momen untuk meningkatkan kualitas UMKM secara komprehensif,” terangnya.

Apalagi, keberadaan UMKM merupakan roda penggerak dalam percepatan peningkatan ekonomi daerah. Sehingga, UMKM di Kabupaten Sukabumi harus bisa naik kelas.

Baca Juga:   Pengunjung Wisatawan Membeludak, Jalan Palabuhanratu Macet Parah

“Dalam mewujudkan semua itu, kita memiliki sejumlah alternatif pemasaran produk UMKM di Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.

Menurutnya, berbagai hal yang dapat dilakukan ialah pemasaran kepada wisatawan lokal dengan tujuan tertentu seperti ke pondok pesantren yang jumlahnya relatif banyak.

“Pesantren di Kabupaten Sukabumi banyak diisi santri dari luar daerah. Sehingga, orangtua banyak yang berkunjung ke Sukabumi untuk menengok anaknya. Hal itu bisa dijadikan peluang untuk memasarkan produk UMKM dengan memasarkan di lingkungan pondok pesantren. Sistemnya, bisa kerjasama dengan pondok pesantren itu sendiri,” bebernya.

Serta dapat dilakukan juga dengan membuat gerai di setiap BUMD yang memberikan pelayanan. Hal itu seperti di PDAM, BPR dan lainnya.

“Bekerjasama dengan toko modern dan yang lainnya bisa dilakukan untuk menaik kelaskan UMKM di Kabupaten Sukabumi,” terangnya.

Baca Juga:   Pemdes Ciheulangtonggoh Serap Dana Desa Tahap Satu Untuk Hotmix Jalan Lingkungan

Pelaku UMKM Sri mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi sangat membantu usaha keripik cireng yang dirintisnya. Terutama dalam pemasaran produk.

“Alhamdulillah saya mendapatkan banyak fasilitas, terutama dari sisi pemasaran. Sehingga, semua itu memengaruhi omset saya,” jelasnya.

Produk olahan makanan yang dirintisnya tersebut, sudah ada di Gerai Dekranasda hingga ke pondok pesantren. Semua itu berkat fasilitas dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Permintaan produk kami semakin banyak Bahkan orderan terus berdatangan, terutama dari pesantren. Semoga ke depan, kami bisa bekerjasama dengan pesantren lainnya.Sehingga, pemasaran kami bisa lebih luas,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Marwan Hamami secara simbolis menyerahkan legalitas UMKM seperti sertifikat NIB, halal, dan P-IRT. Selain itu, H.Marwan pun menyaksikan penandatangan nota kesepahaman antara DKUKM Kabupaten Sukabumi dengan Perumda Pesona Pariwisata, Apindo, dan PHRI..(*)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Dalam Rapat Dinas, Bupati Sukabumi Selalu Meminta Jajarannya Mengevaluasi Kinerja, Untuk Mencapai Tujuan RPJMD

19 Juni 2024 - 15:45 WIB

RAPAT DINAS, BUPATI MINTA JAJARANNYA SELALU MENGEVALUASI KINERJA DEMI TERCAPAINYA TARGET RPJMD

Sembelih 6 ekor Sapi dan 27 Ekor Kambing, Polres Sukabumi Kota Salurkan Ribuan Kantong Daging Kurban

17 Juni 2024 - 22:00 WIB

Sembelih 6 ekor Sapi dan 27 Ekor Kambing, Polres Sukabumi Kota Salurkan Ribuan Kantong Daging Kurban

Shalat Idul Adha 1445 H, Bupati Marwan Tekankan Pentingnya Kepedulian Terhadap Sesama

17 Juni 2024 - 13:17 WIB

Shalat Idul Adha 1445 H, Bupati Marwan Tekankan Pentingnya Kepedulian Terhadap Sesama

Kapolres Sukabumi Pimpin Apel Persiapan Pengamanan Malam Idul Adha 1445H

16 Juni 2024 - 20:24 WIB

Kapolres Sukabumi Pimpin Apel Persiapan Pengamanan Malam Idul Adha 1445H

Ratusan Bencana Di Kota Sukabumi, Ini Catatan BPBD

16 Juni 2024 - 17:57 WIB

Ratusan Bencana Di Kota Sukabumi, Ini Catatan BPBD

Polisi Amankan 9 WN Cina dan 3 Warga NTT Yang Terombang-ambing di Laut Sukabumi

16 Juni 2024 - 07:38 WIB

Polisi Amankan 9 WN Cina dan 3 Warga NTT Yang Terombang-ambing di Laut Sukabumi
Trending di Kabar Daerah