Menu

Mode Gelap

News · 19 Feb 2025 16:23 WIB

Ormas Islam dan Mahasiswa Kawal Perwal Ramadhan, DPRD Kota Sukabumi Siap Tindak Lanjuti


					Perwakilan Forum Komunikasi Umat Islam Sukabumi (Fokus) menyampaikan aspirasi mereka di depan anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi, Rabu (18/2/2025). Perbesar

Perwakilan Forum Komunikasi Umat Islam Sukabumi (Fokus) menyampaikan aspirasi mereka di depan anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi, Rabu (18/2/2025).

JENTERANEWS.com – Forum Komunikasi Umat Islam Sukabumi (Fokus) melakukan kunjungan ke kantor DPRD Kota Sukabumi pada Rabu, 18 Februari 2025. Kedatangan mereka bertujuan untuk mendorong dan mengawal Peraturan Wali Kota (Perwal) No. 11 Tahun 2013 tentang Tata Tertib Bulan Suci Ramadhan. Perwal ini merupakan aspirasi masyarakat Kota Sukabumi untuk menciptakan suasana yang kondusif selama bulan Ramadhan.

Ketua Fokus, Hbb Abdul Azis Bin Jindan, menyampaikan bahwa kedatangan mereka ke DPRD adalah untuk mendorong implementasi Perwal No. 11 Tahun 2013 terkait pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadhan 1445 H/2025 M. Tujuannya adalah agar masyarakat Muslim Kota Sukabumi dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan khusyuk.

“Yang kami sampaikan yaitu tentang THM (Tempat Hiburan Malam) supaya tutup selama bulan suci Ramadhan, restoran, rumah makan, kafe buka pukul 16.00 WIB, dan tenaga kerja pabrik atau ASN bubar pukul 16.00 WIB. Kalau ada lembur, itu bisa diatur kembali oleh pihak perusahaan yang bersangkutan,” kata Hbb Abdul Azis Bin Jindan.

Kunjungan Fokus diterima oleh Komisi III DPRD Kota Sukabumi. Dani Ramadhani, anggota dewan dari Fraksi PKS, menyampaikan terima kasih atas kedatangan Fokus dan menyatakan bahwa aspirasi ini akan menjadi agenda pembahasan dan akan dilaporkan ke ketua DPRD Kota Sukabumi terkait Tarhib Ramadhan.

“Ini sudah menjadi agenda kita tahunan, apalagi Perwal Tata Tertib Ramadhan sudah ada di Kota Sukabumi,” kata Dani Ramadhani.

Audiensi ini dihadiri oleh perwakilan dari Kapolresta Sukabumi, ormas Islam, dan mahasiswa.

Kunjungan Fokus ke DPRD Kota Sukabumi ini mendapat berbagai reaksi dari masyarakat. Ada yang mendukung aspirasi Fokus, namun ada juga yang berpendapat bahwa aturan yang diusulkan terlalu ketat dan dapat mengganggu aktivitas ekonomi.

Pemerintah Kota Sukabumi diharapkan dapat menampung aspirasi dari berbagai pihak dan mencari solusi yang terbaik untuk menciptakan suasana yang kondusif selama bulan Ramadhan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara berlebihan.(*)

Laporan: Denny Nurman 

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News