JENTERANEWS.com – Warga pesisir Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan bangkai paus berukuran besar di perairan Geopark Ciletuh, tepatnya di Pantai Cibiuk Pulau Kunti, pada Rabu pagi (8/1/2025). Mamalia laut yang diperkirakan memiliki bobot lebih dari 2 ton ini ditemukan dalam kondisi sudah mati.
Penemuan bangkai paus ini bermula saat Hilman (35 tahun) dan beberapa nelayan Mandrajaya sedang mencari gurita di sekitar perairan tersebut. Sekitar pukul 06.30 WIB, Hilman melihat benda besar berwarna hitam mengapung di laut. Setelah didekati, ternyata benda tersebut adalah bangkai paus.
“Laporan dari Hilman, sekitar pukul 06.30 WIB. Dia mendekati benda besar warna hitam yang mengapung di laut,” ujar Kepala Desa Mandrajaya, Ajat Sudrajat.
Para nelayan menduga satwa tersebut adalah paus karena ukurannya yang sangat besar. Namun, jenis paus tersebut belum dapat diidentifikasi secara pasti.
“Kami belum bisa memastikan itu jenis paus apa,” imbuh Ajat.
Saat ini, bangkai paus masih terapung di Pantai Cibiuk, dekat objek wisata Pulau Kunti. Pihak desa telah melaporkan kejadian ini kepada pihak keamanan dan pihak berwenang terkait.
Kepala Desa Ajat menambahkan bahwa setelah mendapatkan izin, nelayan setempat berencana untuk mengevakuasi dan menyeret bangkai paus tersebut ke darat untuk dikuburkan. Langkah ini perlu segera dilakukan untuk mencegah penyebaran bau yang tidak sedap.
Penemuan paus terdampar ini menjadi perhatian warga dan pihak terkait. Proses evakuasi dan identifikasi jenis paus diharapkan dapat segera dilakukan untuk penanganan lebih lanjut.(*)















