Menu

Mode Gelap

News · 8 Jan 2025 12:47 WIB

Paus Berbobot 2 Ton Terdampar di Pantai Cibiuk, Geopark Ciletuh


					Bangkai paus berukuran besar terdampar di Pantai Cibiuk, Geopark Ciletuh, Sukabumi, Rabu (8/1/2025). Warga setempat menemukan mamalia laut tersebut dalam kondisi sudah mati. Perbesar

Bangkai paus berukuran besar terdampar di Pantai Cibiuk, Geopark Ciletuh, Sukabumi, Rabu (8/1/2025). Warga setempat menemukan mamalia laut tersebut dalam kondisi sudah mati.

JENTERANEWS.com – Warga pesisir Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan bangkai paus berukuran besar di perairan Geopark Ciletuh, tepatnya di Pantai Cibiuk Pulau Kunti, pada Rabu pagi (8/1/2025). Mamalia laut yang diperkirakan memiliki bobot lebih dari 2 ton ini ditemukan dalam kondisi sudah mati.

Penemuan bangkai paus ini bermula saat Hilman (35 tahun) dan beberapa nelayan Mandrajaya sedang mencari gurita di sekitar perairan tersebut. Sekitar pukul 06.30 WIB, Hilman melihat benda besar berwarna hitam mengapung di laut. Setelah didekati, ternyata benda tersebut adalah bangkai paus.

“Laporan dari Hilman, sekitar pukul 06.30 WIB. Dia mendekati benda besar warna hitam yang mengapung di laut,” ujar Kepala Desa Mandrajaya, Ajat Sudrajat.

Para nelayan menduga satwa tersebut adalah paus karena ukurannya yang sangat besar. Namun, jenis paus tersebut belum dapat diidentifikasi secara pasti.

“Kami belum bisa memastikan itu jenis paus apa,” imbuh Ajat.

Saat ini, bangkai paus masih terapung di Pantai Cibiuk, dekat objek wisata Pulau Kunti. Pihak desa telah melaporkan kejadian ini kepada pihak keamanan dan pihak berwenang terkait.

Kepala Desa Ajat menambahkan bahwa setelah mendapatkan izin, nelayan setempat berencana untuk mengevakuasi dan menyeret bangkai paus tersebut ke darat untuk dikuburkan. Langkah ini perlu segera dilakukan untuk mencegah penyebaran bau yang tidak sedap.

Penemuan paus terdampar ini menjadi perhatian warga dan pihak terkait. Proses evakuasi dan identifikasi jenis paus diharapkan dapat segera dilakukan untuk penanganan lebih lanjut.(*)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026: Kawal Aksi Unjuk Rasa di Yahukimo Tetap Kondusif

22 Januari 2026 - 18:11 WIB

Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H. (depan, topi bertuliskan ZET S), bersama personel gabungan Operasi Damai Cartenz dan Brimob BKO Polda Papua saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia di halaman Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Dekai, Rabu (21/1/2026).
Trending di News