Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 30 Agu 2025 16:03 WIB

Pemkab Sukabumi Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di 47 Kecamatan, Sekda Ade Suryaman: “Upaya Jaga Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat”


					STABILITAS HARGA: Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menunjukkan salah satu komoditas pangan yang tersedia dalam Gerakan Pangan Murah (GPM), Sabtu (30/8/2025). Pemkab Sukabumi bekerja sama dengan Bulog untuk memotong rantai pasok dan memastikan warga mendapatkan harga terbaik. Perbesar

STABILITAS HARGA: Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menunjukkan salah satu komoditas pangan yang tersedia dalam Gerakan Pangan Murah (GPM), Sabtu (30/8/2025). Pemkab Sukabumi bekerja sama dengan Bulog untuk memotong rantai pasok dan memastikan warga mendapatkan harga terbaik.

JENTERANEWS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi secara masif menggelar program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang tersebar di 47 kecamatan. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari GPM Serentak Nasional untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memberikan akses kebutuhan pokok yang terjangkau bagi masyarakat.

Acara peluncuran untuk wilayah Kabupaten Sukabumi dipusatkan di Halaman Parkir Gudang Bulog Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, pada Sabtu (30/8/2025). Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, turut hadir dan mengikuti arahan nasional melalui telekonferensi bersama para pemangku kepentingan dari seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Ade Suryaman menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi. Ia mengundang seluruh warga untuk memanfaatkan program ini sebaik-baiknya.

“Kami mempersilakan masyarakat di Kabupaten Sukabumi untuk mengakses lokasi Gerakan Pangan Murah yang telah disediakan di 47 kecamatan. Tujuannya adalah agar warga dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” ujar Ade Suryaman di sela-sela kegiatan.

Di tingkat pusat, Direktur Bulog, Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa GPM memiliki tiga tujuan utama: menekan laju inflasi, membantu masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, dan mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Kegiatan ini memfasilitasi distribusi langsung dari produsen atau grosir ke masyarakat untuk memperpendek rantai pasok. Kami berfokus pada komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, telur, dan sayuran untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” ungkap Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang memberikan arahan secara virtual, menekankan GPM sebagai saluran efektif dalam menjaga stabilitas harga pangan. Ia juga menyebut program ini selaras dengan agenda besar Presiden Prabowo Subianto mengenai swasembada pangan.

Menurut Menteri Tito, isu pangan merupakan perhatian utama publik yang tidak bisa diabaikan, bahkan mencapai lebih dari 60 persen berdasarkan data survei nasional.

“Pangan adalah kebutuhan nomor satu yang tidak bisa ditunda. Karena itu, kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga stabilitas harga sangatlah penting,” tegasnya.

Pelaksanaan GPM di Kabupaten Sukabumi diharapkan tidak hanya memberikan keringanan biaya hidup bagi warga, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sosial di tingkat lokal.(*)

Reporter: Awang

Editor : Mia

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Lengkong Sukabumi, Satu Rumah Warga Rusak

6 Maret 2026 - 20:13 WIB

TPT Tower di Lengkong Sukabumi Longsor Akibat Cuaca Ekstrem

6 Maret 2026 - 20:05 WIB

Matangkan Persiapan Operasi Ketupat 2026, Polres Sukabumi dan Forkopimda Ikuti Rakor Lintas Sektor Tingkat Menteri

2 Maret 2026 - 16:37 WIB

Suasana Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Bidang Operasional Tingkat Menteri dalam rangka persiapan Operasi Ketupat 2026. Kegiatan ini diikuti secara virtual oleh jajaran Polres Sukabumi, Kodim 0622, beserta jajaran Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Aula Mapolres Sukabumi, Senin (2/3/2026).

Laporan Kebencanaan Nasional: BNPB Tangani Karhutla, Pergerakan Tanah, dan Cuaca Ekstrem

28 Februari 2026 - 19:24 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Jadikan Momentum Ngabuburit sebagai Wahana Penguatan Solidaritas dan Kepedulian Sosial

25 Februari 2026 - 10:14 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, saat memberikan sambutan dan memimpin dialog interaktif bersama warga dalam kegiatan silaturahmi Ramadan, Rabu (25/2/2026).

Korban Terakhir Laka Laut Pantai Sunset Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia

20 Januari 2026 - 13:22 WIB

Trending di Bencana