JENTERANEWS.com – Komplotan maling kembali menunjukkan taringnya di wilayah Sukabumi. Kali ini, aksi mereka menyatroni sebuah rumah di Perum Tasnim, Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu, terekam jelas kamera pengawas (CCTV) pada Sabtu dini hari, sekira pukul 04.30 WIB. Video rekaman aksi kejahatan ini pun dengan cepat menyebar dan menjadi perbincangan di grup-grup WhatsApp lokal, menimbulkan keresahan di kalangan warga.
Peristiwa pencurian tersebut dilaporkan terjadi di rumah milik korban bernama Yusup. Dalam rekaman CCTV berdurasi sekitar 1 menit yang kini telah beredar luas, terlihat jelas detik-detik para pelaku melancarkan aksinya di kegelapan subuh. Identitas dan jumlah pasti pelaku masih dalam penyelidikan, namun dari rekaman tersebut terlihat mereka beraksi secara terorganisir.
Menyikapi kejadian tersebut, pihak kepolisian bergerak cepat meskipun laporan resmi dari korban belum diterima. Kapolsek Cidahu, AKP Endang Slamet, tak menunggu lama dan langsung memerintahkan anggotanya untuk mendatangi lokasi kejadian (TKP) guna melakukan penyelidikan awal serta memeriksa rekaman CCTV rumah korban.
“Kendati saat ini belum ada laporan [resmi] dari korban, namun saya sudah perintahkan anggota untuk langsung mengecek TKP dan memeriksa CCTV,” ujar AKP Slamet saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, pihaknya kini tengah fokus pada proses penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi pelaku dan mengungkap motif di balik aksi pencurian ini. “Kita lakukan penyelidikan, mohon waktu,” imbuhnya, memastikan bahwa kasus ini mendapat perhatian serius dari kepolisian.
Lebih lanjut, Kapolsek Cidahu juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan pesan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) kepada seluruh warga. Ia menekankan pentingnya kerja sama antarwarga dalam menjaga keamanan lingkungan sebagai benteng pertama pencegahan tindak kejahatan.
“Segera laporkan bila ada kejadian atau melihat tindak kejahatan,” tegas AKP Slamet.
Khusus untuk mengantisipasi kejadian tidak diinginkan, terutama terhadap kendaraan warga yang kerap menjadi sasaran, ia mengimbau masyarakat untuk mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam serta selalu menggunakan kunci ganda pada kendaraan mereka.
“Diimbau untuk mengadakan ronda dan menggunakan kunci ganda [kendaraan],” pungkasnya, berharap langkah-langkah preventif tersebut dapat mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan di wilayah hukumnya.
Saat ini, warga Perum Tasnim dan sekitarnya diharapkan meningkatkan kewaspadaan menyusul insiden ini, sementara pihak kepolisian terus mendalami rekaman CCTV dan menggali keterangan saksi untuk memburu komplotan maling yang meresahkan tersebut.(*)
[Laporan: Joko S. |Editor: Hamjah]















