JENTERANEWS.com – Krisis regenerasi petani di Kabupaten Sukabumi menjadi perhatian serius. Mayoritas petani saat ini telah berusia lanjut, sehingga memunculkan kekhawatiran akan kelangsungan sektor pertanian. Menanggapi hal ini, program pengembangan petani milenial dianggap sebagai solusi yang tepat.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, menyambut positif inisiatif pemerintah pusat dalam menciptakan petani milenial. Menurutnya, kaum muda di daerahnya memiliki potensi besar untuk menjadi petani sukses.
“Kami melihat potensi besar pada generasi muda Sukabumi. Dengan kondisi geografis yang mendukung beragam jenis tanaman, mereka bisa menjadi petani yang hebat,” ujar Tuty.
Lebih lanjut, Tuty menjelaskan bahwa program sosialisasi petani milenial telah dimulai melalui para penyuluh pertanian lapangan (PPL) di setiap kecamatan. Harapannya, dengan dukungan penuh, Kabupaten Sukabumi dapat mencapai swasembada pangan.
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, sebelumnya telah menyampaikan bahwa petani milenial berpotensi meraih pendapatan hingga puluhan juta rupiah per bulan. Hal ini tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi generasi muda yang mencari peluang usaha yang menjanjikan.
“Dengan semangat dan inovasi yang dimiliki, petani milenial dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian,” tambah Tuty.
Meskipun program ini menawarkan harapan baru, sejumlah tantangan perlu diatasi. Salah satunya adalah mengubah persepsi masyarakat bahwa bertani adalah pekerjaan yang kurang menjanjikan. Selain itu, dukungan infrastruktur dan akses terhadap teknologi pertanian modern juga menjadi faktor penting untuk mendukung keberhasilan program ini.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, pemerintah daerah bersama dengan para stakeholder terkait perlu bekerja sama dalam menyediakan berbagai fasilitas dan pelatihan bagi petani milenial. Mulai dari penyediaan bibit unggul, pupuk berkualitas, hingga pemasaran hasil panen.
Dengan semakin banyaknya generasi muda yang tertarik pada sektor pertanian, masa depan pertanian di Kabupaten Sukabumi terlihat semakin cerah. Petani milenial diharapkan dapat membawa angin segar bagi sektor pertanian, dengan menerapkan inovasi-inovasi baru dan memanfaatkan teknologi yang ada.(*)















