JENTERANEWS.com Dalam upaya merespon cepat bencana pergerakan tanah yang terjadi di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, didampingi Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami, langsung meninjau lokasi bencana pada hari Kamis. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi terkini dan memberikan arahan terkait penanganan bencana.
Setibanya di lokasi, Pj Gubernur langsung menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk membahas langkah-langkah percepatan penanganan bencana. Fokus utama rakor adalah evakuasi warga yang terdampak, penanganan akses yang terputus akibat bencana, serta penyaluran logistik secara efektif.
Pj Gubernur menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana ini. “Rakor pertama kita fokus pada evakuasi warga dan aspek-aspek lainnya. Untuk mempermudah koordinasi dan penyaluran bantuan, kita telah mendirikan posko utama di Palabuhanratu,” ujarnya.
Terkait penyebab dan dampak jangka panjang dari pergerakan tanah, Pj Gubernur menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu hasil kajian lebih lanjut. Namun, langkah penyelamatan warga tetap menjadi prioritas utama. “Kita akan lihat apakah lokasi tersebut masih layak huni atau perlu dilakukan relokasi. Jika perlu direlokasi, maka pemerintah akan memfasilitasi proses tersebut,” tegasnya.
Pj Gubernur juga menyampaikan bahwa proses pendataan terhadap kerusakan akibat bencana masih terus berlangsung. “Data kerusakan terus kita update. Untuk kerusakan jalan, kita targetkan dapat selesai dalam waktu satu setengah bulan ke depan,” ungkapnya.
Dalam kunjungannya, Pj Gubernur dan Bupati Sukabumi turut menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para korban dan membantu mereka dalam menjalani masa pemulihan.
Bencana pergerakan tanah di Desa Sukamaju menjadi pengingat penting bagi kita semua akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Dengan adanya koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan dari berbagai pihak, diharapkan proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan dengan cepat dan masyarakat dapat segera kembali ke kehidupan normal.(*)















