Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 18 Nov 2021 15:04 WIB

Pohon Keladi Tumbuh Liar di Tanah Penduduk Cidadap


					gn bentang 1 1 Perbesar

gn bentang 1 1

Wartawan M. Hamjah

Tanaman hias jenis pohon keladi yang sedang menjadi primadona di beberapa kota malah tumbuh liar dan berceceran di Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi. Ketika harga keladi melambung tinggi untuk beberapa jenis, tanaman ini seperti diabaikan oleh penduduk sekitar.

Di Padasenang, tanaman keladi diperlakukan seperti tanaman liar lainnya seperti babadotan, cécénét,  sadagori, dan antanan. Padahal tanaman yang bentuknya mirip telinga gajah atau hati ini senang naik daun dan diburu para penggemar tanaman hias dengan harga mulai puluhan ribu hingga ratusan ribu.

“Di tempat kami, pohon keladi tubuh dengan sendirinya secara liar dan tidak terkendali. Kami tidak pernah menanamnya,” kata Ade Siswanto, salah seorang warga Desa Padasenang kepada wartawan, Sabtu (28/11/2020).

Ade sendiri memiliki lahan yang tidak diurus dipenuhi dengan pohon keladi. Kemungkinan dari jenis keladi hijau bercorak putih. Harganya di kalangan penggemar tanaman hias di Kota Sukabumi sekitar Rp50 ribu perpohon  termasuk pot dan media tumbuhnya.

“Saya sering membuang atau membabat pohon keladi yang tumbuh di kebun atau di pinggir sawah. Saya belum tahu kegunaan tanaman ini. Saya juga tidak tahu kalau pohon keladi laku dijual,” ujar dia.

Sampai sekarang, di sekitar Desa Padasenang belum ada taukeh atau pengepul yang membeli pohn keladi dari penduduk. Dia bersedia untuk menjual semua pohon keladi yang tumbuh di tanah miliknya kalau ada bandar yang berminat.

Pohon keladi memiliki nama Latin Caladium, masuk ke dalam suku talas-talasan. Jenis pohon berdaun lebar ini tumbuh subur di daerah tropis. Bentuk daunnya lebar, tidak memiliki batang. Keladi memiliki tungkai daun yang cukup panjang.

Banyak jenis tanaman ini antara lain keladi putih, keladi batik, keladi amazon, keladi semangka, keladi pink, keladi minyak, keladi wayang, keladi tengkorak, keladi lipstik, keladi tricolor, keladi army, keladi hitam, keladi mayang, keladi merah, dan keladi kantong semar.

Di beberapa daerah, di antara jenis-jenis tersebut, keladi tengkorak yang paling mahal dengan harga jual di atas Rp100 ribu tergantung corak dan ukuran serta keserasian bentuk. Sedangkan yang paling murah adalah keladi triwarna dengan harga di bawah Rp50 ribu.

Adapun pohon keladi yang tumbuh di Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap umumnya berwarna hijau dengan corak putih berbentuk garis dan pola acak. Ukurannya bervariasi. (*)

Artikel ini telah dibaca 164 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Trending di News