Menu

Mode Gelap

Hukum · 6 Mei 2023 18:45 WIB

Polisi Bergerak Jemput Pelajar Yang Diduga Hina Nabi Muhammad SAW


					Polisi Bergerak Jemput Pelajar Yang Diduga Hina Nabi Muhammad SAW Perbesar

Kontributor: Awang Ruswandi

JENTERANEWS.com – Heboh di publik dengan aksi pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang diduga menghina Nabi Muhammad SAW. Rekaman suara pelajar yang diunggah dalam status WhatsApp itu tersebar luas dan jadi perbincangan di media perpesanan.

Polres Sukabumi Kota bergerak menyelidiki pelajar yang diduga melakukan penghinaan kepada Nabi Muhammad SAW. Baru-baru ini diketahui, pelajar yang berinisial FI itu ternyata seorang santri di salah satu pondok pesantren wilayah Cibeureum, Kota Sukabumi.

“Untuk saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penjemputan terhadap saudara FI, santri lembaga pendidikan Islam (di Cibeureum) karena posisi yang bersangkutan ada di Jampang, Kabupaten Sukabumi,” kata Kasi Humas Polres Sukabumi Kota Iptu Astuti Setyaningsih, Sabtu (6/5/2023).

Dia mengatakan, pelajar itu merupakan warga dari daerah Jampang, Kabupaten Sukabumi. Saat peristiwa itu berlangsung, pelajar langsung dipulangkan ke rumah orang tuanya.

“Karena pada saat kejadian, setelah mengunggah itu dia langsung ke Jampang. Posisinya sudah ke Jampang, jadi tidak ada di sini (Kota Sukabumi),” ujarnya.

Penjemputan terhadap FI dilakukan oleh Polsek Cibeureum. Rencananya, pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan terhadap FI, orang tua dan pimpinan pondok pesantren.

“Polsek sudah langsung gerak cepat mendatangi ke pesantrennya. Cuma karena anaknya tidak ada di lokasi, pada saat itu baru pimpinan ponpesnya yang konfirmasi,” ucap Astuti.

“Jadi nanti setelah ini akan memeriksa anaknya, orang tuanya dan nanti dari pihak ponpes lagi. Rencananya akan diperiksa di Reskrim Polsek Cibereum,” tutupnya.

Video berdurasi 35 detik yang berisi rekaman suara dalam status WhatsApp FI viral. Video tangkapan layar itu menunjukkan enam rekaman suara yang mengandung kalimat kasar dan diduga merendahkan Nabi Muhammad SAW.

Pada rekaman suara pertama, dia menyebut pernah mabuk bersama dengan Nabi Muhammad SAW. Kemudian, pelajar itu juga menuturkan jika dirinya merupakan adik dajal.

Di rekaman suara selanjutnya, dia mengaku berpesta dengan 25 Nabi. Hingga akhir rekaman, dia bertanya cara untuk masuk agama Konghucu. (*)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hendak Siapkan Makan Sahur, Warga Cidadap Sukabumi Syok Warungnya Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

26 Februari 2026 - 23:10 WIB

Aparat kepolisian bersama warga setempat saat melakukan pemeriksaan dan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di area bangunan warung milik H. Suhana di Kampung Cijengkol, Desa Hegarmulya, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, Kamis (26/2/2026).

Fakta Mengerikan Kematian Bocah NS: Polisi Temukan Jejak Luka Bakar dan Hantaman Benda Tumpul

23 Februari 2026 - 05:13 WIB

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian (tengah), saat memberikan keterangan pers kepada awak media terkait perkembangan kasus kematian bocah NS. Ia menegaskan bahwa perkara telah resmi dinaikkan ke tahap penyidikan dengan mengedepankan metode scientific crime investigation atau pembuktian ilmiah.

Memanas, Saling Lapor Warnai Konflik Lapas Warungkiara vs GMKB: Dari Isu Pemerasan Rp50 Juta hingga Dugaan Suap

13 Desember 2025 - 14:09 WIB

Plang pintu masuk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara yang juga menyandang predikat Kawasan Zona Integritas. Instansi ini kini tengah menjadi sorotan publik pasca saling lapor dengan ormas GMKB terkait rencana aksi demonstrasi.

Terungkap! Mayat Pria Diduga ODGJ di Palabuhanratu Ternyata Warga Cianjur

2 Desember 2025 - 12:52 WIB

Demi Ponsel, Begal di Sukabumi Tega Seret Bocah 11 Tahun hingga 200 Meter

27 November 2025 - 19:21 WIB

Sepeda Motor Mahasiswa UMMI Raib di Depan Masjid, Pelaku Diduga Beraksi Cepat

26 November 2025 - 10:38 WIB

Trending di Bencana