Menu

Mode Gelap

News · 26 Feb 2024 17:37 WIB

Puluhan Siswa SD dan MI di Sukabumi Keracunan Masal Diduga Akibat Konsumsi Jajanan Makanan Ringan


					Puluhan Siswa SD dan MI di Sukabumi Keracunan Masal Diduga Akibat Konsumsi Jajanan Makanan Ringan Perbesar

JENTERANEWS.com – Sebanyak 28 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nangewer dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cisarua Girang, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi. dinyatakan mengalami keracunan setelah memakan jajanan makanan ringan. Senin (26/07/2024).

Menurut keterangan Sekretaris Desa Sukajaya, Cece Purnama mengatakan, puluhan siswa SDN Nangewer ini, diduga kuat telah mengalami keracunan.

Pasalnya sebelum melaksanakan upacara bendera, mereka terlebih dahulu membeli jajanan dari pedagang jajanan anak-anak yang biasa mengkal di sekolah-sekolah, tepatnya sekira pukul 06.30 WIB.

“Makanannya, kaya jamur dan rasanya pedas dan manis. Tapi, saat dikunyah agak kenyal kaya yupi,” ujarnya.

Usai menyantap jajanan makanan ringan, puluhan siswa pada umumnya telah mengalami mulas, mual, muntah-muntah dan pusing.

“Gejala itu, mulai dirasakan siswa saat melaksanakan upacara bendera. Nah, guru dari sekolah tersebut cepat tanggap dengan laporan ke desa,” tutur Cece.

Puluhan siswa yang mengalami gejala dugaan keracunan jajanan makanan ringan itu, langsung dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Karawang oleh guru sekolah dan Kepala Desa Sukajaya, untuk mendapatkan penanganan medis.

“Setelah ditangani di Puskesmas Karawang dan mendapatkan pertolongan medis, para siswa tersebut berangsur pulih dan normal kembali,” bebernya.

“Tidak ada korban jiwa. Sementara, untuk pedagangnya langsung diminta keterangan oleh Polsek Sukabumi,” tutupnya.

Kapolsek Sukabumi, Polres Sukabumi Kota, AKP Ujang Taan, pihaknya sudah mendapatkan laporan dugaan keracunan yang diduga usai menyantap jajanan makanan ringan, sekira pukul 09.00 WIB.

Berdasarkan pemeriksaan di lapangan, terdapat 28 siswa yang diduga mengalami keracunan, yakni, 25 siswa SDN Nangewer dan 3 dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cisarua Girang.

“Gejalanya mual pusing, terus ada yang muntah sebagian gitu aja. Alhamdulillah untuk korban sampai saat ini setelah tadi dibawa ke Puskesmas sudah dipulangkan lagi ke rumahnya masing-masing,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga kata Ujang Taan telag melakukan komunikasi dengan siswa dan sudah meminta keterangan dari pedagang.

“Tadi untuk pedagangnya udah kami mintai keterangan, bahwa memang dari pagi tadi menjual makanan kepada anak-anak tersebut,” timpalnya.

Mayortias para siswa ini, mengalami gejala dugaan keracunan setelah 1 jam menyantap makanan ringan, dengan merek DAYA rib dengan BPOM RI MP 27310043345 yang di produksi oleh PT Daya Prima Rasa Bandung 40287 Indonesia.

“Tadi, sudah kita cek, ternyata makanan itu terdaftar juga di BPOM,” tutupnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News