Menu

Mode Gelap

News · 9 Okt 2025 14:45 WIB

Sebut Wartawan “Abal-abal” dan “Pencari Receh”, Pemilik Akun Facebook Dadang Hermawan Sampaikan Permohonan Maaf Terbuka


					Tangkapan layar video Dadang Hermawan saat menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf terbuka kepada seluruh insan pers, Kamis (9/10/2025). Perbesar

Tangkapan layar video Dadang Hermawan saat menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf terbuka kepada seluruh insan pers, Kamis (9/10/2025).

JENTERANEWS.com – Seorang warga yang teridentifikasi sebagai pemilik akun Facebook “Dadan Hermawan” akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui sebuah video. Kamis (9/10/2025). Tindakan ini diambil setelah komentarnya di media sosial yang menuding wartawan “abal-abal” dan hanya “mencari receh” menuai kecaman.

Insiden ini bermula ketika sejumlah media, memberitakan kekhawatiran warga mengenai tingkat kehigienisan air di salah satu dapur umum SPPG pada program MBG. Pemberitaan tersebut didasarkan pada fakta di lapangan dan bertujuan untuk menjalankan fungsi kontrol sosial.

Namun, dalam kolom komentar salah satu unggahan berita tersebut, akun “Dadan Hermawan” melontarkan pernyataan yang merendahkan profesi jurnalis. Ia menuduh adanya “provokator” di balik pemberitaan dan secara eksplisit menyebut para wartawan yang meliput sebagai “abal-abal” dan bekerja hanya untuk kepentingan materi semata (“mencari receh”).

Menyadari dampak dari komentarnya, Dadang Hermawan kemudian mengunggah video permohonan maaf berdurasi 1 menit 44 detik. Dalam video tersebut, dengan raut wajah penuh penyesalan, ia mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada seluruh insan pers.

“Saya atas nama Dadan Hermawan, yang punya akun Facebook Dadan Hermawan, dari hati yang paling dalam, dari lubuk hati yang paling dalam dan penuh penyesalan, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh wartawan Sukabumi Selatan khususnya,” ujar Dadang dalam rekaman videonya.

Ia juga secara spesifik menyebut beberapa nama media yang menjadi sasaran komentarnya dan memperluas permohonan maafnya kepada seluruh wartawan media online di manapun berada.

“Untuk pernyataan komentar saya di pemberitaan tersebut, sekali lagi, mohon maaf yang sebesar-besarnya saya sampaikan. Dengan penuh penyesalan dan dari hati yang paling dalam, mohon maaf sebesar-besarnya,” tambahnya.

Dadang menyatakan bahwa ia menyadari sepenuhnya kesalahannya dan berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi dirinya di kemudian hari.

Hingga berita ini diturunkan, video permohonan maaf tersebut telah beredar di kalangan jurnalis dan masyarakat. Insiden ini kembali menyoroti pentingnya literasi digital dan etika dalam menggunakan media sosial, serta mengingatkan publik untuk tidak mudah melontarkan tuduhan yang tidak berdasar terhadap profesi manapun, termasuk jurnalis yang dilindungi oleh Undang-Undang dalam menjalankan tugasnya.(*)


Reporter: Oto Iskandar 

Redaktur: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 120 kali

Baca Lainnya

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026: Kawal Aksi Unjuk Rasa di Yahukimo Tetap Kondusif

22 Januari 2026 - 18:11 WIB

Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H. (depan, topi bertuliskan ZET S), bersama personel gabungan Operasi Damai Cartenz dan Brimob BKO Polda Papua saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia di halaman Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Dekai, Rabu (21/1/2026).
Trending di News