Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 19 Nov 2024 18:22 WIB

Sekda Sukabumi Tekankan Pentingnya Penuhi Dokumen MCP-KPK


					Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman pimpin rapat pembahasan pemenuhan dokumen Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Perbesar

Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman pimpin rapat pembahasan pemenuhan dokumen Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

JENTERANEWS.com Dalam upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar rapat pembahasan pemenuhan dokumen Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, ini digelar di Aula Kantor Inspektorat Kabupaten Sukabumi. Selasa 19 November 2024

Sekda Ade Suryaman dalam arahannya menekankan pentingnya bagi seluruh kepala perangkat daerah untuk segera melengkapi dokumen MCP-KPK. Ia menegaskan bahwa program ini memiliki manfaat signifikan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat daerah.

“Saya minta semua kepala perangkat daerah untuk fokus dan serius dalam melaksanakan program MCP-KPK ini. Dokumen yang lengkap akan menjadi bukti nyata komitmen kita dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan,” tegas Sekda Ade.

rapat pembahasan pemenuhan dokumen Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

rapat pembahasan pemenuhan dokumen Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepala Inspektorat Kabupaten Sukabumi, Komarudin, menyampaikan bahwa seluruh stakeholder terkait harus bekerja sama dan berkolaborasi untuk memenuhi seluruh data yang dibutuhkan. Ia juga menyampaikan target capaian Indeks MCP Kabupaten Sukabumi tahun 2024 yang cukup tinggi, yakni minimal 90.

“KPK melalui MCP mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik daerah melalui delapan area intervensi. Setiap tahun, indikator dan subindikator akan dievaluasi. Oleh karena itu, kami berharap seluruh perangkat daerah dapat segera memenuhi dokumen MCP-KPK,” ujar Komarudin.

Monitoring Center for Prevention (MCP) adalah sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh KPK untuk memantau capaian kinerja program pencegahan korupsi di daerah. Melalui MCP, KPK dapat mengidentifikasi titik-titik rawan korupsi dan memberikan rekomendasi perbaikan.

Dengan mendorong pemenuhan dokumen MCP-KPK, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menunjukkan komitmen yang kuat dalam upaya pencegahan korupsi. Langkah ini sejalan dengan program pemerintah pusat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan transparan. (*)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Anggota DPRD Sukabumi H. Loka Tresnajaya Apresiasi Purna Tugas Camat Cicurug dalam Momentum Halal Bihalal

30 April 2026 - 18:36 WIB

Suasana hangat saat penyampaian sambutan dalam acara Halal Bihalal sekaligus Pengantar Purna Tugas Camat Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP., A.Kp., di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemberian penghormatan atas dedikasi pengabdian beliau di wilayah tersebut.

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana