Menu

Mode Gelap

News · 20 Feb 2025 07:26 WIB

Sukabumi Darurat Berandal Bermotor? Pj Walikota Ambil Tindakan Tegas


					Pj Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, memberikan keterangan pers terkait maraknya aksi berandal bermotor di wilayahnya. Perbesar

Pj Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, memberikan keterangan pers terkait maraknya aksi berandal bermotor di wilayahnya.

JENTERANEWS.com – Aksi berandal bermotor yang semakin merajalela di Kota Sukabumi telah membuat resah masyarakat. Tak tinggal diam, Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, mengambil langkah tegas dengan melakukan pendekatan intensif terhadap berbagai elemen, terutama sekolah-sekolah.

“Kami akan berupaya melakukan pendekatan dengan berbagai elemen, khususnya sekolah, seperti melalui Disdikbud Kota Sukabumi maupun KCD Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat,” ujar Kusmana Hartadji kepada wartawan pada Rabu (19/2).

Tak hanya fokus pada pendekatan dengan sekolah, Pemerintah Kota Sukabumi juga menjalin koordinasi erat dengan Polres Sukabumi Kota dan aparat kewilayahan. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui pengawasan dan penyuluhan yang lebih ketat.

“Kami juga mendukung upaya Polres Sukabumi Kota dengan Pondok Pesantren Al-Fath untuk bekerja sama dalam membina para berandal bermotor tersebut,” lanjutnya.

Kusmana Hartadji juga mengajak seluruh masyarakat Kota Sukabumi untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia mengimbau agar masyarakat tidak ragu memberikan informasi kepada pihak berwajib jika mengetahui adanya aksi berandal bermotor.

“Kami berharap agar masyarakat juga ikut aktif dalam memberikan informasi kepada pihak berwajib jika mengetahui adanya aksi berandal bermotor,” imbaunya.

Dengan upaya yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Sukabumi, diharapkan aksi berandal bermotor yang meresahkan masyarakat dapat segera teratasi, sehingga Kota Sukabumi dapat kembali aman dan tenteram.

“Semua pihak diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Sukabumi demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman untuk semua,” pungkasnya.

Laporan: Gunawan

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Perkuat Tata Kelola dan Keamanan Pangan MBG, Wakil Bupati Sukabumi Hadiri Rapat Konsolidasi Regional

14 Oktober 2025 - 07:29 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, saat menghadiri Rapat Konsolidasi Regional Peningkatan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di SICC Sentul, Bogor, Senin (13/10/2025).

Sebut Wartawan “Abal-abal” dan “Pencari Receh”, Pemilik Akun Facebook Dadang Hermawan Sampaikan Permohonan Maaf Terbuka

9 Oktober 2025 - 14:45 WIB

Tangkapan layar video Dadang Hermawan saat menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf terbuka kepada seluruh insan pers, Kamis (9/10/2025).

Final Voli di Tegalbuleud Sukabumi Ricuh, Penonton Bakar Arena Pertandingan

3 Juli 2025 - 23:11 WIB

Sejumlah penonton membakar meja dan kursi panitia di tengah arena Grand Final Tahu Bulat Cup di Tegalbuleud, Sukabumi, Kamis (3/7/2025) malam. Amuk massa ini dipicu oleh ketidakhadiran salah satu tim finalis yang membuat pertandingan batal digelar.

Dedi Mulyadi Dukung Penuh Razia Pesantren Ilegal untuk Hentikan Kekerasan Seksual

28 Juni 2025 - 19:21 WIB

Dengan raut wajah serius, Dedi Mulyadi menjelaskan bahaya pesantren ilegal yang menjadi sarang predator anak saat ditemui di Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (28/6/2025).

Tolak PHK, Ratusan Karyawan PT Coin Baju Global Geruduk Pabrik di Cicurug

12 Juni 2025 - 17:07 WIB

Ratusan karyawan PT Coin Baju Global yang tergabung dalam FSB KIKES KSBSI melakukan aksi unjuk rasa di depan pabrik, Jalan Cimelati, Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (12/6/2025). Mereka menolak kebijakan perusahaan yang akan memberhentikan karyawan dengan masa kerja lima tahun dan menuntut untuk diangkat menjadi karyawan tetap.

Penemuan Dramatis di Sagaranten: Pria Diduga ODGJ Ditemukan Telanjang dengan Luka Parah oleh Camat

12 Juni 2025 - 16:34 WIB

Seorang pria tanpa identitas ditemukan tergeletak lemas dan tanpa busana di area semak-semak Cekdam, Desa Datarnangka, Sagaranten, Kamis (12/6/2025). Pria yang diduga mengalami gangguan jiwa ini kemudian dievakuasi oleh Forkopimcam Sagaranten untuk mendapatkan perawatan medis darurat. (Foto: Istimewa)
Trending di News