JENTERANEWS.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar acara Kick Off Meeting penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 di Bale Pangripta, Bappelitbangda, pada Rabu (8/12/2025). Acara ini menandai
dimulainya proses perencanaan pembangunan daerah untuk tahun 2026, dengan penekanan pada pentingnya perencanaan yang berkualitas dan partisipatif.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami, beserta seluruh kepala perangkat daerah, para camat, dan perwakilan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Kepala Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, menjelaskan bahwa penyusunan RKPD 2026 merupakan tahun pertama pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Proses penyusunan ini akan berjalan bersamaan dengan pelantikan Kepala Daerah terpilih dan mengacu pada dokumen RPJPD serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang saat ini tengah disusun oleh pemerintah pusat.
Aep juga menekankan bahwa visi RPJMN 2025-2029, yaitu “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” akan diimplementasikan melalui delapan misi (Asta Cita) dan didukung oleh 17 program prioritas. Ia berharap sinergi dan kolaborasi antar perangkat daerah dapat terjalin dengan baik untuk mewujudkan RKPD 2026 yang lebih baik.
Bupati Marwan Hamami dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah harus diawali dengan perencanaan yang matang dan berkualitas. Ia mengajak seluruh perangkat daerah dan perumda untuk berpikiran terbuka, berkolaborasi, dan berinovasi dalam merencanakan pembangunan ke depan.
“Saya minta kepada seluruh perangkat daerah dan perumda untuk berpikiran terbuka, saling berkolaborasi dan inovatif dalam mengisi pembangunan ke depan,” tegas Bupati Marwan.
Bupati juga menekankan pentingnya integrasi pembangunan lintas sektor dalam RKPD 2026 agar penyelenggaraan pembangunan lebih terarah, terukur, akuntabel, dan mampu menjawab isu-isu strategis pembangunan yang ada. Ia juga meminta agar penyusunan RKPD memperhatikan program dan kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menambahkan bahwa RKPD merupakan pijakan utama dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Sukabumi pada tahun 2026. Ia menekankan pentingnya komitmen, sinergi, dan kolaborasi dari seluruh pihak, termasuk pemerintah, DPRD, dan masyarakat, agar pembangunan yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat.
“Proses ini membutuhkan komitmen, sinergi dan kolaborasi dari seluruh pihak, baik pemerintah, DPRD maupun masyarakat agar pembangunan yang direncanakan benar-benar mampu menjawab kebutuhan dan harapan seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi,” papar Budi.
DPRD berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memastikan penyusunan RKPD berjalan transparan, partisipatif, dan akuntabel. Budi juga berharap RKPD mampu menjawab isu-isu strategis daerah, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur, serta pelestarian lingkungan hidup. Ia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam penyusunan RKPD agar aspirasi masyarakat dapat menjadi bagian integral dari perencanaan.
Dengan diselenggarakannya Kick Off Meeting ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memulai langkah awal dalam merancang pembangunan yang diharapkan dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakatnya di tahun 2026 mendatang.(*)















