Menu

Mode Gelap

News · 14 Mei 2025 13:18 WIB

Tragis, Petugas K3 Proyek Jembatan Cidadap Tewas Tersenggol Truk Molen


					Suasana duka menyelimuti proyek pembangunan Jembatan Cidadap usai seorang petugas K3, Herlan (56), meninggal dunia akibat kecelakaan kerja. Pihak perusahaan menyatakan bertanggung jawab penuh atas insiden tragis ini. Perbesar

Suasana duka menyelimuti proyek pembangunan Jembatan Cidadap usai seorang petugas K3, Herlan (56), meninggal dunia akibat kecelakaan kerja. Pihak perusahaan menyatakan bertanggung jawab penuh atas insiden tragis ini.

JENTERANEWS.com – Kabar duka menyelimuti proyek pembangunan Jembatan Cidadap di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Seorang pekerja proyek yang bertugas di bagian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Herlan (56), dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan kerja pada Selasa malam (13/5/2025).

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, insiden nahas itu terjadi ketika Herlan tengah menjalankan tugas piket malam di area proyek. Korban diduga tersenggol oleh sebuah truk molen milik PT Moderen Widia Tekhnikal yang sedang bersiap untuk melakukan proses pengecoran.

Humas PT Moderen Widia Tekhnikal, Deris Alfauzi, membenarkan terjadinya kecelakaan tragis tersebut. Dengan nada duka, ia menjelaskan kronologi singkat kejadian yang merenggut nyawa salah satu personel penting dalam tim K3 proyek tersebut.

“Memang benar ada kejadian yang menyebabkan salah satu pekerja kami meninggal dunia. Saat sedang berlangsung pengecoran, almarhum tersenggol oleh kendaraan molen hingga terjatuh,” ungkap Deris kepada awak media pada Rabu (14/5/2025).

Usai insiden mengerikan itu, Herlan segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu dengan harapan mendapatkan pertolongan medis secepatnya. Namun, takdir berkata lain. Nyawa pria yang dikenal bertanggung jawab dalam memastikan keselamatan kerja di proyek vital tersebut tidak dapat diselamatkan. Jenazah Herlan telah dikebumikan oleh pihak keluarga yang berduka.

PT Moderen Widia Tekhnikal menyatakan akan bertanggung jawab penuh atas musibah yang menimpa salah satu pekerjanya. Sebagai bentuk belasungkawa dan dukungan, pihak perusahaan telah menemui keluarga korban dan menyerahkan santunan.

“Perusahaan sudah mengunjungi rumah duka dan menyerahkan santunan kepada pihak keluarga. Kami juga terus berkomunikasi dengan keluarga dan akan menindaklanjuti sesuai dengan permintaan mereka,” imbuh Deris, menunjukkan komitmen perusahaan dalam menghadapi situasi sulit ini.

Kepergian Herlan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Ia meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak, di mana salah satunya masih mengenyam pendidikan di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas 11.

Insiden ini tentu menjadi sorotan tajam terhadap pentingnya aspek keselamatan kerja di setiap proyek pembangunan, khususnya yang melibatkan mobilisasi alat berat. Diharapkan, kejadian tragis ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak terkait untuk memperketat pengawasan dan implementasi standar keselamatan demi mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.(*)

[Laporan: Ridwan|Editor: Hamjah]

Artikel ini telah dibaca 151 kali

Baca Lainnya

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026: Kawal Aksi Unjuk Rasa di Yahukimo Tetap Kondusif

22 Januari 2026 - 18:11 WIB

Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H. (depan, topi bertuliskan ZET S), bersama personel gabungan Operasi Damai Cartenz dan Brimob BKO Polda Papua saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia di halaman Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Dekai, Rabu (21/1/2026).
Trending di News