JENTERANEWS.com – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Tanjakan Baeud, ruas jalan nasional Sukabumi-Palabuhanratu, tepatnya di Desa Warungkiara, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Kali ini, sebuah truk bermuatan kardus bekas bernomor polisi F 8794 UV terguling pada Senin (30/12/2024) sekitar pukul 12.30 WIB.
Peristiwa ini bukan kali pertama terjadi di tanjakan yang dikenal cukup menantang bagi pengendara, terutama kendaraan berat. Dalam dua hari terakhir saja, sudah dua truk mengalami nasib serupa.
Kapolsek Warungkiara, AKP Ratno Panji Setiaji, mengungkapkan bahwa kecelakaan diduga disebabkan oleh muatan kendaraan yang melebihi kapasitas, ditambah kondisi jalan yang licin dan rusak akibat intensitas hujan. “Selain itu, tikungan yang menanjak juga menjadi faktor risiko,” terangnya.
Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Sopir dan kernet berhasil menyelamatkan diri. Meski demikian, kecelakaan tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas. Namun, berkat kerja sama petugas kepolisian dan warga, truk yang terguling berhasil dievakuasi dan lalu lintas kembali lancar.
Di balik seringnya terjadi kecelakaan di Tanjakan Baeud, masyarakat setempat masih mempercayai adanya mitos tentang jin kura-kura besar yang menghuni tempat tersebut. Cerita turun-temurun menyebutkan bahwa dahulu kala, ada sebuah kerajaan yang kehilangan cincin perkawinan di lokasi ini. Untuk menjaga cincin tersebut hingga ditemukan, ditempatkanlah sosok jin berbentuk kura-kura besar.
“Konon, jin itu tidak boleh beranjak dari tempat itu sebelum cincin ditemukan. Karena itu, tanjakan ini dinamakan Baeud yang berarti cemberut. Putri dari kerajaan itu selalu cemberut setiap kali melewati tempat ini karena kehilangan cincinnya,” ujar Eli Keling (56), warga setempat.
Meski demikian, Eli menegaskan bahwa cerita tersebut hanyalah mitos yang turun-temurun dan belum tentu kebenarannya. “Banyak orang yang tidak percaya, tapi mitos ini tetap hidup di kalangan masyarakat,” tambahnya.
Terlepas dari adanya mitos, pihak berwenang dan masyarakat perlu lebih waspada dan berhati-hati saat melintas di Tanjakan Baeud. Selain itu, perbaikan infrastruktur jalan juga sangat diperlukan untuk mengurangi risiko kecelakaan.(*)















