Menu

Mode Gelap

News · 30 Des 2024 15:26 WIB

Truk Terguling di Tanjakan Baeud, Mitos Jin Kura-Kura Kembali Menghantui


					Sebuah truk bermuatan kardus bekas terguling di Tanjakan Baeud, Warungkiara, Sukabumi, Senin (30/12/2024). Kecelakaan ini diduga akibat muatan yang berlebihan dan kondisi jalan yang licin. Perbesar

Sebuah truk bermuatan kardus bekas terguling di Tanjakan Baeud, Warungkiara, Sukabumi, Senin (30/12/2024). Kecelakaan ini diduga akibat muatan yang berlebihan dan kondisi jalan yang licin.

JENTERANEWS.com – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Tanjakan Baeud, ruas jalan nasional Sukabumi-Palabuhanratu, tepatnya di Desa Warungkiara, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Kali ini, sebuah truk bermuatan kardus bekas bernomor polisi F 8794 UV terguling pada Senin (30/12/2024) sekitar pukul 12.30 WIB.

Peristiwa ini bukan kali pertama terjadi di tanjakan yang dikenal cukup menantang bagi pengendara, terutama kendaraan berat. Dalam dua hari terakhir saja, sudah dua truk mengalami nasib serupa.

Kapolsek Warungkiara, AKP Ratno Panji Setiaji, mengungkapkan bahwa kecelakaan diduga disebabkan oleh muatan kendaraan yang melebihi kapasitas, ditambah kondisi jalan yang licin dan rusak akibat intensitas hujan. “Selain itu, tikungan yang menanjak juga menjadi faktor risiko,” terangnya.

Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Sopir dan kernet berhasil menyelamatkan diri. Meski demikian, kecelakaan tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas. Namun, berkat kerja sama petugas kepolisian dan warga, truk yang terguling berhasil dievakuasi dan lalu lintas kembali lancar.

Di balik seringnya terjadi kecelakaan di Tanjakan Baeud, masyarakat setempat masih mempercayai adanya mitos tentang jin kura-kura besar yang menghuni tempat tersebut. Cerita turun-temurun menyebutkan bahwa dahulu kala, ada sebuah kerajaan yang kehilangan cincin perkawinan di lokasi ini. Untuk menjaga cincin tersebut hingga ditemukan, ditempatkanlah sosok jin berbentuk kura-kura besar.

“Konon, jin itu tidak boleh beranjak dari tempat itu sebelum cincin ditemukan. Karena itu, tanjakan ini dinamakan Baeud yang berarti cemberut. Putri dari kerajaan itu selalu cemberut setiap kali melewati tempat ini karena kehilangan cincinnya,” ujar Eli Keling (56), warga setempat.

Meski demikian, Eli menegaskan bahwa cerita tersebut hanyalah mitos yang turun-temurun dan belum tentu kebenarannya. “Banyak orang yang tidak percaya, tapi mitos ini tetap hidup di kalangan masyarakat,” tambahnya.

Terlepas dari adanya mitos, pihak berwenang dan masyarakat perlu lebih waspada dan berhati-hati saat melintas di Tanjakan Baeud. Selain itu, perbaikan infrastruktur jalan juga sangat diperlukan untuk mengurangi risiko kecelakaan.(*)

Artikel ini telah dibaca 190 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026: Kawal Aksi Unjuk Rasa di Yahukimo Tetap Kondusif

22 Januari 2026 - 18:11 WIB

Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H. (depan, topi bertuliskan ZET S), bersama personel gabungan Operasi Damai Cartenz dan Brimob BKO Polda Papua saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia di halaman Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Dekai, Rabu (21/1/2026).

Ngeri! Bawa Panah hingga Air Keras, Rencana Aksi Tawuran Pemuda di Jaktim Digagalkan Polisi

17 Januari 2026 - 17:37 WIB

Personel gabungan Brimob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur mengawasi sejumlah pemuda yang berhasil diamankan dalam operasi cipta kondisi, Sabtu (17/1/2026) dini hari. Kelompok ini diduga hendak melakukan aksi tawuran dan balap liar. Tampak di sisi kiri, deretan sepeda motor turut disita petugas sebagai barang bukti.

Penghormatan Terakhir Bhayangkara: Kapolda Jatim Pimpin Pelepasan Jenazah Brigjen Pol Anumerta Ary Satriyan

17 Januari 2026 - 17:29 WIB

Prosesi upacara pelepasan jenazah Brigjen Pol Anumerta Ary Satriyan, S.I.K., M.H., di rumah duka kawasan Pondok Gede, Bekasi, Jumat (16/01/2026). Upacara kedinasan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si. sebagai bentuk penghormatan terakhir institusi Polri.

Perkuat Tata Kelola dan Keamanan Pangan MBG, Wakil Bupati Sukabumi Hadiri Rapat Konsolidasi Regional

14 Oktober 2025 - 07:29 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, saat menghadiri Rapat Konsolidasi Regional Peningkatan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di SICC Sentul, Bogor, Senin (13/10/2025).

Sebut Wartawan “Abal-abal” dan “Pencari Receh”, Pemilik Akun Facebook Dadang Hermawan Sampaikan Permohonan Maaf Terbuka

9 Oktober 2025 - 14:45 WIB

Tangkapan layar video Dadang Hermawan saat menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf terbuka kepada seluruh insan pers, Kamis (9/10/2025).
Trending di News