Menu

Mode Gelap

News · 28 Jan 2025 09:05 WIB

Wisatawan Jakarta Nyaris Terseret Ombak Maut di Pantai Istana Presiden Sukabumi


					Petugas memberikan pertolongan pertama kepada Riswan (28) setelah berhasil dievakuasi dari tengah laut di Pantai Istana Presiden, Sukabumi, Senin (27/01/2025). Perbesar

Petugas memberikan pertolongan pertama kepada Riswan (28) setelah berhasil dievakuasi dari tengah laut di Pantai Istana Presiden, Sukabumi, Senin (27/01/2025).

JENTERANEWS.com – Seorang wisatawan asal Tebet, Jakarta Utara, Riswan (28 tahun), nyaris meregang nyawa setelah terseret ombak di Pantai Istana Presiden, Desa Citepus, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (27/01/2025) sekitar pukul 11.30 WIB. Insiden menegangkan ini terjadi saat korban tengah asyik berenang bersama teman-temannya di tepi pantai.

Menurut keterangan Kasat Pol Airud Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar, tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret Riswan ke tengah laut. “Korban sedang berenang di pinggir pantai ketika tiba-tiba ombak besar datang dan menyeretnya ke tengah laut,” jelas AKP Tenda.

Kejadian yang berlangsung cepat ini sempat membuat panik para wisatawan dan pengunjung pantai. Beruntung, petugas penjaga pantai yang sigap bersama dengan warga sekitar yang melihat kejadian tersebut, langsung bergerak cepat memberikan pertolongan. Aksi heroik ini berhasil menyelamatkan nyawa Riswan dari maut. “Berkat respons cepat petugas yang berjaga dan warga, alhamdulillah korban dapat tertolong dalam keadaan selamat,” ungkap Tenda dengan nada syukur.

Insiden ini kembali mengingatkan akan bahaya yang mengintai di pantai selatan Jawa Barat, khususnya di musim ombak tinggi. AKP Tenda Sukendar pun mengimbau dengan tegas kepada seluruh wisatawan untuk selalu mematuhi aturan dan rambu-rambu yang telah ditetapkan oleh petugas. Ia menekankan pentingnya menghindari area berenang yang telah dipasangi bendera merah sebagai tanda larangan.

“Kami mengimbau kepada wisatawan untuk tidak berenang di area terlarang dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan,” tandasnya. Ia menambahkan bahwa keselamatan wisatawan adalah prioritas utama, dan kerjasama dari para pengunjung pantai sangat dibutuhkan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. (*)

Kontributor: Rudi

Artikel ini telah dibaca 87 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026: Kawal Aksi Unjuk Rasa di Yahukimo Tetap Kondusif

22 Januari 2026 - 18:11 WIB

Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H. (depan, topi bertuliskan ZET S), bersama personel gabungan Operasi Damai Cartenz dan Brimob BKO Polda Papua saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia di halaman Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Dekai, Rabu (21/1/2026).
Trending di News