Menu

Mode Gelap

Bencana · 21 Nov 2024 13:57 WIB

Bencana Tanah Bergerak Landa Sagaranten, Dua Keluarga Terdampak


					P2BK Sagaranten saat melakukan asesmen ke lokasi kejadian pada Kamis, (21/11 2024.) Bersama forkopimcam, kecamatan, Babinkamtibmas, Babinsa, Kasi Trantib Pemdes Hegarmanah, dan perangkat desa. Perbesar

P2BK Sagaranten saat melakukan asesmen ke lokasi kejadian pada Kamis, (21/11 2024.) Bersama forkopimcam, kecamatan, Babinkamtibmas, Babinsa, Kasi Trantib Pemdes Hegarmanah, dan perangkat desa.

JENTERANEWS.com Musibah kembali menimpa warga Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Senin, 18 November 2024, mengakibatkan pergerakan tanah yang cukup parah hingga merusak dua unit rumah warga.

Berdasarkan laporan dari Jenal Mutakin, petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, peristiwa ini terjadi di Kampung Cipicung, RT 006/RW 005, Desa Hegarmanah. Dua rumah yang menjadi korban adalah milik Bapak Adin dan Ibu Romlah. Keduanya mengalami kerusakan yang cukup parah hingga tidak dapat dihuni.

“Akibat kejadian ini, Bapak Adin yang memiliki satu keluarga dengan empat jiwa dan Ibu Romlah dengan dua jiwa terpaksa mengungsi ke rumah saudara mereka,” ujar Jenal Mutakin dalam laporannya.

Tim P2BK Sagaranten telah melakukan asesmen ke lokasi kejadian pada Kamis, 21 November 2024. Bersama dengan pihak terkait seperti forkopimcam, kecamatan, Babinkamtibmas, Babinsa, Kasi Trantib Pemdes Hegarmanah, dan perangkat desa lainnya, tim melakukan pendataan dan memberikan bantuan awal kepada korban.

Untuk membantu para korban merehabilitasi rumah mereka, saat ini sangat dibutuhkan bahan material bangunan, bahan pokok, dan bantuan lainnya.

P2BK Sagaranten mengingatkan warga  akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, terutama di musim hujan seperti saat ini.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap tanda-tanda bahaya seperti tanah longsor dan banjir” pungkasnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana