JENTERANEWS.com – Warga Kampung Sayangkaak, Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan aksi pembacokan yang merenggut nyawa seorang pria paruh baya, Sabtu (22/2/2025) pagi. Korban, yang diidentifikasi sebagai Hen (55 tahun), tewas di tempat kejadian dengan luka parah di sekujur tubuhnya.
Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di halaman rumah pelaku, Pr, yang diketahui memiliki hubungan saudara kandung dengan korban. Menurut keterangan saksi mata, korban yang merupakan warga Kota Sukabumi, datang ke rumah pelaku dengan menggunakan jasa ojek. Sesampainya di lokasi, korban berusaha menemui Pr dengan menggedor pintu rumah.
Tanpa diduga, Pr keluar rumah dengan membawa sebilah samurai dan langsung menyerang korban. Serangan mendadak tersebut membuat Hen tidak dapat menghindar dan akhirnya tewas bersimbah darah di tempat kejadian. Aksi brutal ini disaksikan oleh beberapa warga, termasuk tukang ojek yang mengantarkan korban.
Motif di balik pembunuhan ini masih belum diketahui secara pasti. Namun, informasi yang beredar di kalangan warga setempat menyebutkan bahwa korban dan pelaku terlibat perselisihan terkait masalah tanah.
“Korban menggedor rumah Pr. Pelaku keluar dengan menenteng senjata tajam jenis samurai. Pelaku langsung membacok korban hingga tergeletak bersimbah darah,” ujar seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya.
Usai kejadian, pelaku dikabarkan langsung menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Sementara itu, petugas kepolisian dari Polsek Kadudampit segera tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Bunut untuk dilakukan visum dan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek Kadudampit, AKP Iman Suyaman, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap motif sebenarnya dari pembunuhan ini.
“Kami masih mendalami kasus ini dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Pelaku sudah kami amankan dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap AKP Iman Suyaman.
Kasus pembunuhan ini telah menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.(*)
Laporan: Awang















