Menu

Mode Gelap

Kriminal · 18 Apr 2026 08:41 WIB

Dugaan Penipuan Berkedok “Jumat Berkah” di Sukabumi, Pedagang dan Warga Terkecoh Jutaan Rupiah


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

JENTERANEWS.com — Niat hati menjemput rezeki, sejumlah pedagang kecil justru menjadi korban penipuan bermodus sedekah “Jumat Berkah” di Masjid Jami Al Arfaj, Perumahan Gunung Walat Green Hill, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (17/4/2026). Pelaku yang mengaku sebagai utusan seorang dokter berhasil memborong dagangan tanpa bayar, serta membawa kabur uang tunai dan dua unit telepon seluler.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami Al Arfaj, Rian Purnomo, menjelaskan bahwa pelaku melancarkan aksinya sekitar pukul 10.00 WIB. Memanfaatkan situasi masjid yang sepi dari pengurus, pelaku yang datang dengan berjalan kaki tersebut langsung menyasar para pedagang di sekitar lokasi.

“Iya, pelaku tidak ke DKM, tapi langsung ke pedagang,” ujar Rian. Pada saat kejadian, hanya ada seorang marbot yang tengah membersihkan area masjid.

Pelaku kemudian mengumpulkan para pedagang—di antaranya penjual bakso, siomay, kupat sayur, buah potong, dan kopi keliling—dengan instruksi menyiapkan makanan untuk dibagikan kepada jamaah usai ibadah salat Jumat.

Untuk memuluskan aksinya, pelaku menggunakan rekayasa sosial (social engineering). Ia mencatut nama seorang dokter dan sempat memamerkan sejumlah uang di dalam amplop untuk meyakinkan para korban. Kepada marbot masjid, pelaku mengklaim bahwa seluruh urusan pembayaran pedagang telah diselesaikan. Lantaran percaya, marbot pun memberikan izin kegiatan tersebut.

“Pedagang tidak kenal, jamaah pun tidak. Sepertinya dia pakai cara (pamer uang) untuk meyakinkan korban. Tanpa curiga, warga di sekitar lokasi bahkan ikut membantu karena mengira kegiatan tersebut murni sedekah,” jelas Rian.

Petaka baru disadari usai seluruh makanan habis dibagikan kepada jamaah. Pelaku raib tanpa melunasi pembayaran.

Tidak hanya mangkir dari tagihan makanan senilai Rp2.280.000, pelaku juga memperdaya salah satu pedagang untuk menyerahkan uang tunai Rp350 ribu dengan iming-iming akan diganti dua kali lipat. Dua unit ponsel, salah satunya milik penjual buah, turut dilaporkan hilang. Seorang tukang ojek dan marbot masjid juga menjadi korban terdampak.

“Tukang buah saja baru sadar ponselnya hilang setelah selesai salat Jumat. Total kerugian mencapai Rp2.630.000, belum termasuk dua unit ponsel,” tambah Rian.

Beruntung, sosok pelaku terekam oleh kamera pengawas (CCTV) masjid. Berdasarkan rekaman dan keterangan saksi, pelaku diidentifikasi sebagai pria berkulit putih, berperawakan sedang, mengenakan kaus lengan panjang hitam, bersarung, dan memakai kalung.

Menyikapi insiden ini, pihak DKM Jami Al Arfaj mengambil langkah empati dengan menanggung seluruh ganti rugi biaya makanan para pedagang, kendati kerugian ponsel tidak turut dicover. Kini, pengurus masjid bersiap melaporkan kasus dugaan penipuan tersebut kepada pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas setempat untuk mencegah jatuhnya korban lain.(*)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Petaka Tanah Bodong di Sukabumi: Rp2 Miliar Lenyap, Lahan Disulap Jadi Bangunan SPPG

18 April 2026 - 07:54 WIB

Baru Saja Jual Getah Karet, Uang Rp35 Juta Milik Pengepul di Hegarmulya Digasak Pencuri

27 Februari 2026 - 09:24 WIB

Aparat kepolisian melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi pembobolan warung pengepul hasil tani di Cidadap, Sukabumi. Pelaku diduga memanjat dinding bagian belakang bangunan setinggi kurang lebih tiga meter untuk melancarkan aksinya.

Hendak Siapkan Makan Sahur, Warga Cidadap Sukabumi Syok Warungnya Dibobol Maling, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

26 Februari 2026 - 23:10 WIB

Aparat kepolisian bersama warga setempat saat melakukan pemeriksaan dan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di area bangunan warung milik H. Suhana di Kampung Cijengkol, Desa Hegarmulya, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, Kamis (26/2/2026).

Nasib Pilu Pengelola SPPG Sukabumi: Mobil Dipepet, Uang Gaji Relawan Rp191 Juta Melayang

31 Januari 2026 - 12:37 WIB

Anggota Polsek Sukaraja saat memeriksa kondisi ban mobil Honda Mobilio bernopol B 2211 UFG yang menjadi sasaran aksi pencurian modus gembos ban di Sukaraja, Sukabumi, Jumat (30/1/2026). Dalam insiden ini, uang tunai Rp191 juta raib digasak pelaku.

Gerak Cepat Polsek Cikole, Pemuda Cisarua Diringkus Usai Sayat Leher Korban dengan Kater

12 Januari 2026 - 07:30 WIB

Terduga pelaku penganiayaan, AFH (25) (duduk membelakangi kamera), tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik di ruangan Unit Reskrim Polsek Cikole, Jumat (9/1/2026). AFH diamankan petugas setelah diduga melakukan penganiayaan dengan menyayat leher korban menggunakan pisau kater di Kelurahan Cisarua. (Foto: Dok. Polsek Cikole)

Memanas, Saling Lapor Warnai Konflik Lapas Warungkiara vs GMKB: Dari Isu Pemerasan Rp50 Juta hingga Dugaan Suap

13 Desember 2025 - 14:09 WIB

Plang pintu masuk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara yang juga menyandang predikat Kawasan Zona Integritas. Instansi ini kini tengah menjadi sorotan publik pasca saling lapor dengan ormas GMKB terkait rencana aksi demonstrasi.
Trending di Hukum