Menu

Mode Gelap

News · 16 Des 2024 08:09 WIB

Anak Pemilik Toko Roti di Cakung Ditangkap di Sukabumi atas Kasus Penganiayaan Karyawan


					Poto Ilustrasi penangkapan Anak pemilik toko roti berinisial GSH,di sebuah hotel di Sukabumi, Jawa Barat. Perbesar

Poto Ilustrasi penangkapan Anak pemilik toko roti berinisial GSH,di sebuah hotel di Sukabumi, Jawa Barat.

JENTERANEWS.com — Anak pemilik toko roti di Cakung, Jakarta Timur, berinisial GSH, telah ditangkap oleh pihak kepolisian pada hari Minggu (15/12/2024) di sebuah hotel di Sukabumi, Jawa Barat. Penangkapan ini terkait kasus penganiayaan yang dilakukannya terhadap seorang karyawan toko roti tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, mengkonfirmasi penangkapan tersebut “Pelaku sudah ditangkap di salah satu hotel di Sukabumi, Jawa Barat, Penangkapan dilakukan pada Minggu malam.” ujarnya Senin (16/12),

Kasus ini mencuat setelah video rekaman penganiayaan tersebut viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat GSH melempar sebuah kursi ke arah korban, yang diketahui berinisial D, mengakibatkan luka di kepala korban yang tampak berdarah.

Menurut keterangan polisi, insiden penganiayaan ini terjadi pada tanggal 17 Oktober 2024. Pemicu penganiayaan tersebut adalah penolakan korban untuk mengantarkan makanan ke kamar pribadi GSH. Korban menolak permintaan tersebut karena tugas tersebut di luar dari deskripsi pekerjaannya. Penolakan ini memicu amarah GSH yang kemudian berujung pada pelemparan kursi.

Sebelumnya, kasus ini telah naik ke tahap penyidikan. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Lina Yuliana, juga telah mengkonfirmasi hal ini. Kini, dengan tertangkapnya GSH, proses hukum akan berlanjut. Kombes Nicolas menambahkan bahwa penyidik akan mengumpulkan kelengkapan alat bukti. Jika minimal dua alat bukti telah lengkap, pihak kepolisian akan mengambil langkah hukum selanjutnya.

Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat, terutama setelah video penganiayaan tersebut tersebar di media sosial. Banyak pihak mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh GSH. Penangkapan ini diharapkan dapat memberikan keadilan bagi korban dan menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk menghindari tindakan kekerasan dalam bentuk apapun.(*)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News