JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Curugkembar pada Jumat (22/11) sore lalu mengakibatkan bencana longsor yang cukup parah. Salah satu titik terparah terjadi di Kampung Pasir Tengah, RT 04 RW 04, Desa Curugkembar.
Hendri wrga Curugkembar menuturkan Tebing setinggi 30 meter dengan lebar sekitar 50 meter longsor dan menutup akses jalan. “Bahkan, material longsoran tanah dan bebatuan masuk hingga ke pemukiman warga. Empat rumah yang berada di bawah tebing langsung terancam dan sebagian telah terdampak.” ungkapnya. Minggu (24/11/2024)
Rumah milik H. Supyani, Masropah, H. Solihin, dan Jamaludin terancam. Atap rumah bagian depan milik H. Supyani bahkan tertimpa pohon yang ikut tumbang akibat longsor. “Selain itu, kabel listrik juga tertimbun material longsor sehingga memutus aliran listrik di sekitar lokasi.”ujarnya.
Akibat kejadian ini, seluruh penghuni keempat rumah tersebut, yakni sebanyak 13 jiwa, terpaksa mengungsi ke rumah kerabat mereka. “Hingga saat ini, Minggu (24/11), mereka belum berani kembali ke rumah masing-masing karena kondisi yang masih sangat berbahaya.” Terang Hendri
Warga setempat berusaha membuka akses jalan untuk kendaraan roda dua, namun upaya pembersihan secara maksimal belum dapat dilakukan. Alat berat sangat dibutuhkan untuk menyingkirkan material longsoran yang sangat banyak. “Selain itu, dari tebing yang longsor masih terus keluar air, sehingga dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan.”tambahnya.
Terpisah, Suryana P2BK Curugkembar, bencana longsor akibat hujan deras kali ini terjadi di belasan titik lokasi di wilayah Kecamatan Curugkembar. Longsor di Kampung Pasir Tengah merupakan salah satunya.
P2BK menghimbau bagi seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana, terutama saat musim hujan.(*)















