JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan bencana tanah longsor yang cukup parah. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (05/12) sekitar pukul 16.00 WIB di Kampung Gudang, RT 03/06, Desa Cihelang Tonggoh.
Akibat longsor, jembatan Ciheulang yang menjadi penghubung utama tiga kecamatan, yakni Cibadak, Nagrak, dan Caringin, kini dalam kondisi kritis dan terancam ambruk. Material longsor terus menggerus pondasi jembatan, mengancam akses ribuan warga yang tinggal di wilayah tersebut.
“Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir menjadi penyebab utama terjadinya longsor ini,” ujar Daming Supriatna, petugas dari P2BK Cibadak. Sabtu (7/12/2024)
Menanggapi kejadian ini, P2BK Cibadak telah berkoordinasi dengan perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, dan Satpol PP untuk melakukan asesmen ke lokasi kejadian. Tim gabungan tersebut saat ini tengah berupaya untuk melakukan penanganan darurat dan mengupayakan agar jembatan Ciheulang tetap bisa berfungsi.
“Kondisi cuaca saat ini masih mendung, sehingga potensi terjadinya longsor susulan masih sangat tinggi,” tambah Daming.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar tebing atau daerah rawan longsor. Warga juga diminta untuk tidak mendekati lokasi longsor untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Terputusnya akses jembatan Ciheulang tentunya berdampak sangat luas bagi masyarakat di tiga kecamatan tersebut. Selain menghambat aktivitas warga, longsor juga berpotensi menyebabkan kelangkaan bahan pokok dan kenaikan harga.(*)















