Menu

Mode Gelap

News · 14 Des 2024 14:50 WIB

Banjir Rob Landa Ciemas, Forkopimcam Salurkan Bantuan Ribuan Paket Sembako


					Forkopimcam Ciemas, bersama instansi terkait, relawan, dan masyarakat, saat menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Hingga Sabtu (14/12/2024), Perbesar

Forkopimcam Ciemas, bersama instansi terkait, relawan, dan masyarakat, saat menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Hingga Sabtu (14/12/2024),

JENTERANEWS.com Bencana banjir rob yang melanda beberapa desa di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, telah menyisakan duka mendalam bagi masyarakat setempat. Namun, semangat gotong royong dan kepedulian dari berbagai pihak berhasil meringankan beban para korban.

Forkopimcam Ciemas, bersama instansi terkait, relawan, dan masyarakat, bahu-membahu menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Hingga Sabtu (14/12/2024), sebanyak 900 paket sembako telah didistribusikan ke Desa Ciwaru, salah satu wilayah yang paling parah terdampak.

“Alhamdulillah, bantuan dari berbagai pihak telah sampai kepada warga yang membutuhkan,” ujar Camat Ciemas, Usep Supelita. “Mulai dari makanan siap saji, pakaian layak pakai, hingga kebutuhan sehari-hari lainnya, semua telah disalurkan.”

Uniknya, para korban banjir rob di Ciemas memilih untuk mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat atau tetangga yang lebih aman. Hal ini dikarenakan beberapa faktor, seperti kondisi rumah yang masih bisa ditempati setelah air surut dan adanya kekhawatiran akan penyebaran penyakit di tempat pengungsian massal.

“Meskipun sebagian besar warga sudah kembali ke rumah masing-masing, kami tetap memantau kondisi mereka dan siap memberikan bantuan jika diperlukan,” tambah Usep.

Dalam upaya penanggulangan bencana ini, Forkopimcam Ciemas juga menghadapi beberapa kendala. Salah satunya adalah terbatasnya akses jalan dan komunikasi. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) hingga mencapai Rp20.000 per liter dan sulitnya mendapatkan sinyal internet menjadi kendala utama dalam pendistribusian bantuan dan pelaporan data.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat segera mengatasi masalah kelangkaan BBM dan gangguan jaringan komunikasi agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih lancar,” ungkap Usep.

Selain bantuan logistik, Forkopimcam Ciemas juga menyediakan dua buah rakit penyebrangan dan satu perahu karet untuk membantu mobilitas warga di Desa Mandrajaya yang masih terisolir akibat banjir.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sukabumi yang telah memberikan perhatian dan dukungan penuh dalam penanganan bencana ini,” pungkas Usep.(*)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News