JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sukabumi beberapa hari terakhir mengakibatkan bencana tanah bergerak dan longsor di Desa Bojongtugu, Kecamatan Curugkembar. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (4/12) ini telah menyebabkan ratusan jiwa terdampak dan terpaksa mengungsi.
Sebanyak 166 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 462 jiwa menjadi korban bencana ini. Dari jumlah tersebut, 13 KK 43 jiwa telah mengungsi ke tempat yang lebih aman, yakni di Kampung Sikluk RT 01 RW 02 Desa Bojongtugu. Para pengungsi saat ini mendirikan tenda darurat yang disediakan oleh Kementerian Sosial.
Pemerintah Desa Bojongtugu, Kecamatan Curugkembar, beserta jajarannya telah bergerak cepat untuk memberikan bantuan kepada para korban. Mulai dari penyediaan makanan dan minuman, hingga koordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut.
“Kami terus memantau kondisi para pengungsi dan memastikan kebutuhan mereka terpenuhi,” ujar Endang Rusdiana Kepala Desa Bojongtugu. Minggu (8/12/2024)
Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Curugkembar, Suherlan Adriansyah, juga turut serta dalam membantu para korban, terutama bagi keluarga yang terdaftar sebagai penerima manfaat PKH.
“Kami sangat prihatin dengan kondisi para korban. Selain kebutuhan dasar seperti makanan dan minuman, mereka juga khawatir dengan masa depan mereka karena rumah yang ditinggali tidak dapat dihuni lagi,” ungkap Suherlan.
Selain pemerintah desa dan pendamping PKH, sejumlah pihak lainnya juga turut memberikan bantuan, seperti Pemerintah Kecamatan Curugkembar dan Yonif Raider 300 Cianjur.
Para pengungsi saat ini berada di tenda darurat yang telah disiapkan. Meskipun kondisi pengungsian masih terbatas, namun para korban tetap bersyukur karena telah mendapatkan bantuan dari berbagai pihak.
Bencana tanah bergerak ini tentunya menimbulkan sejumlah tantangan, baik bagi para korban maupun pemerintah. Selain pemenuhan kebutuhan dasar, upaya rehabilitasi dan rekonstruksi juga perlu dilakukan untuk mengembalikan kehidupan masyarakat ke kondisi semula.(*)















