Menu

Mode Gelap

News · 6 Des 2024 11:13 WIB

Bencana Tanah Bergerak Landa Desa Padasenang, Sukabumi, Sejumlah Rumah Rusak


					Dinding Rumah warga Ambruk akibat pergerakan tanah di Kampung Rawabungur Rt 28/05 Desa Padasenang Kecamatan Cidadap Kabupaten Sukabumi Perbesar

Dinding Rumah warga Ambruk akibat pergerakan tanah di Kampung Rawabungur Rt 28/05 Desa Padasenang Kecamatan Cidadap Kabupaten Sukabumi

Jalan anjlok di Kampung Gelarbaru Rt 29/05 Desa Padasenang Kecamatan Cidadap Kabupaten Sukabumi

Jalan anjlok di Kampung Gelarbaru Rt 29/05 Desa Padasenang Kecamatan Cidadap Kabupaten Sukabumi.

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi sejak Selasa (3/12) hingga Rabu (4/12) mengakibatkan bencana tanah bergerak yang cukup parah di Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap. Pergerakan tanah ini menyebabkan sejumlah rumah warga rusak dan mengancam keselamatan penghuni.

Berdasarkan laporan Misbah, seorang warga setempat, pergerakan tanah pertama kali terdeteksi pada Rabu malam (4/12) sekitar pukul 13.00 WIB di Kampung Gelarbaru. Jalan desa yang menghubungkan Desa Padasenang dengan Desa Banjarsari mengalami retakan dan anjlok dengan ketinggian mencapai 50 cm pada hari Kamis (5/12).

“Hujan deras yang terus menerus menyebabkan tanah tidak mampu menahan beban sehingga terjadi pergerakan tanah,” ujar Misbah saat dikonfirmasi, Jumat (6/12/2024)

Pergerakan tanah tidak hanya terjadi di Kampung Gelarbaru, namun juga merembet ke Kampung Rawabungur. Di Kampung Rawabungur, setidaknya ada tujuh rumah warga yang mengalami kerusakan, mulai dari retakan dinding hingga ambruk.

“Rumah saya mengalami kerusakan pada dinding bagian tengah,” ungkap Setiawan, salah seorang warga yang rumahnya terdampak.

Bencana tanah bergerak ini mengakibatkan gangguan mobilitas warga. Jalan yang anjlok memutus akses transportasi dan berpotensi menghambat distribusi barang kebutuhan pokok. Selain itu, kerusakan rumah warga juga menyebabkan kerugian materiil dan menimbulkan trauma bagi penghuni.

Hingga saat ini, petugas terkait masih melakukan pendataan dan penanganan terhadap dampak bencana tanah bergerak di Desa Padasenang. Warga yang rumahnya rusak masih bertahan di rumahnya walaupun mengancam keselamatan namun mereka tidak punya lagi tempat tinggal.(*)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News