Menu

Mode Gelap

News · 18 Des 2024 19:32 WIB

BMPR Jabar Berpacu dengan Waktu Pulihkan Infrastruktur Sukabumi


					Kadis BMPR Provinsi Jabar, Bambang Tirtoyuliono saat diwawancarai Radar Sukabumi di lokasi bencana retakan tanah, tepatnya di Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi pada Kamis (05/12). Perbesar

Kadis BMPR Provinsi Jabar, Bambang Tirtoyuliono saat diwawancarai Radar Sukabumi di lokasi bencana retakan tanah, tepatnya di Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi pada Kamis (05/12).

JENTERANEWS.com – Status Tanggap Darurat Bencana (TDB) di tiga kecamatan Kabupaten Sukabumi diperpanjang. Keputusan ini diambil mengingat dampak kerusakan yang masih signifikan akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut.

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono, menjelaskan perpanjangan status TDB di Kecamatan Pabuaran, Kelibunder, dan Tegalbuleud ini krusial untuk penanganan kedaruratan, khususnya perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan. Sementara itu, 36 kecamatan lainnya memasuki fase transisi.

“Perpanjangan tanggap darurat di 3 kecamatan terdampak bencana alam yang ada di Kabupaten Sukabumi ini, menurut hemat saya dalam penanganan kedaruratan, khususnya kerusakan jalan dan jembatan itu, merupakan poin penting. Iya, karena dipakai oleh kita untuk penanganan kedaruratan,” ujar Bambang kepada awak media, Rabu (18/12).

Bencana alam berupa banjir dan longsor di Sukabumi telah mengakibatkan kerusakan pada sekitar 130 titik jalan dan jembatan. Tujuh ruas jalan dilaporkan putus, termasuk ruas Sukabumi-Baros dan Sagaranten-Tegalbuleud.

Proses perbaikan infrastruktur menghadapi sejumlah kendala, di antaranya cuaca ekstrem dengan intensitas curah hujan yang masih tinggi di wilayah terdampak. Selain itu, keterbatasan anggaran juga menjadi tantangan tersendiri. Bambang menjelaskan perbaikan jalan dan jembatan yang rusak terpaksa mengandalkan anggaran pemeliharaan rutin.

“Iya, kalau kendala memang dari cuaca yah, karena saat ini intensitas curah hujan masih terus terjadi di wilayah terdampak. Nah, selain itu sumber daya anggaran juga tidak ada. Jadi, untuk perbaikan jalan dan jembatan akibat bencana itu, kita menggunakan anggaran pemeliharaan rutin,” paparnya.

Meskipun demikian, upaya perbaikan terus dilakukan sejak laporan pertama bencana diterima. Petugas di lapangan terus berupaya memulihkan akses infrastruktur. Saat ini, fokus utama adalah pembangunan jembatan sementara (bailey) di beberapa lokasi strategis, seperti di wilayah Simpenen Loji kawasan Geopark dan jembatan Sagaranten-Tegalbuleud.

“Iya, sekarang kita sedang on progress jembatan sementara bailey. Diantaranya, jembatan di wilayah Simpenen Loji kawasan Geopark dan jembatan Sagaranten – Tegalbulued. Insya Allah, kami targetkan jembatan itu selesai dalam kurun waktu 3 minggu kedepan,” imbuhnya.

Prioritas utama saat ini adalah memastikan jalan tetap dapat dilintasi kendaraan roda empat untuk keperluan kedaruratan. Sementara itu, penanganan permanen sedang diusulkan dan kemungkinan besar akan dilaksanakan pada tahun depan.

“Iya, paling tidak, jalan itu tidak putus dan bisa dilintasi kendaraan roda empat untuk upaya kedaruratan. Sementara untuk penanganan permanen, sedang kita usulkan dan besar kemungkinan di tahun depan sebagian jembatan dan jalan terputus akan diperbaiki secara permanen,” pungkas Bambang.

Dengan perpanjangan status TDB dan upaya perbaikan yang terus berjalan, diharapkan aksesibilitas di wilayah terdampak bencana di Sukabumi dapat segera pulih dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal.(*)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News