Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 7 Mei 2025 12:28 WIB

Camat Sagaranten Gaungkan Kuliah Gratis di Universitas Nusa Putra, Peluang Emas bagi Pelajar Sukabumi


					Camat Sagaranten Ridwan Agus Mulyawan (tengah) didampingi Kapolsek Sagaranten AKP Akhmad Suryana Bande (kiri) dan perwakilan Koramil Sagaranten saat mensosialisasikan program Beasiswa Bupati Sukabumi Kuliah Gratis di Universitas Nusa Putra kepada siswa dan orang tua SMAN 1 Sagaranten di GOR Desa Pasanggrahan, Sagaranten, Rabu (7/5/2025). Perbesar

Camat Sagaranten Ridwan Agus Mulyawan (tengah) didampingi Kapolsek Sagaranten AKP Akhmad Suryana Bande (kiri) dan perwakilan Koramil Sagaranten saat mensosialisasikan program Beasiswa Bupati Sukabumi Kuliah Gratis di Universitas Nusa Putra kepada siswa dan orang tua SMAN 1 Sagaranten di GOR Desa Pasanggrahan, Sagaranten, Rabu (7/5/2025).

JENTERANEWS.com – Kesempatan emas untuk melanjutkan pendidikan tinggi secara gratis kini dibuka lebar bagi para siswa di Kecamatan Sagaranten. Camat Sagaranten, Ridwan Agus Mulyawan, pada hari Rabu, 7 Mei 2025, secara langsung mensosialisasikan program Beasiswa Bupati Sukabumi untuk kuliah gratis di Universitas Nusa Putra.

Sosialisasi program unggulan ini menjadi bagian dari rangkaian acara Program Gapura Panca Waluya yang digelar khusus untuk orang tua siswa SMAN 1 Sagaranten. Acara penting ini dipusatkan di Gedung Olahraga Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah pejabat penting dan tokoh masyarakat, antara lain Kapolsek Sagaranten AKP Akhmad Suryana Bande, perwakilan dari Koramil Sagaranten, serta para orang tua siswa SMAN 1 Sagaranten yang tampak antusias mendengarkan pemaparan.

Suasana sosialisasi Beasiswa Bupati Sukabumi Kuliah Gratis di Universitas Nusa Putra oleh Camat Sagaranten Ridwan Agus Mulyawan di GOR Desa Pasanggrahan, Rabu (7/5/2025). Program ini membuka peluang kuliah gratis bagi pelajar Sukabumi.

Suasana sosialisasi Beasiswa Bupati Sukabumi Kuliah Gratis di Universitas Nusa Putra oleh Camat Sagaranten Ridwan Agus Mulyawan di GOR Desa Pasanggrahan, Rabu (7/5/2025). Program ini membuka peluang kuliah gratis bagi pelajar Sukabumi.

Dalam sambutannya, Ridwan Agus Mulyawan menekankan bahwa tujuan utama Beasiswa Bupati Sukabumi ini adalah untuk memberikan akses seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik Kabupaten Sukabumi agar dapat menempuh pendidikan di jenjang perguruan tinggi.

“Beasiswa ini adalah wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk mencerdaskan dan menyejahterakan masyarakat melalui pendidikan. Kita ingin memastikan generasi muda kita memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita melalui jalur pendidikan tinggi, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah kita,” ujar Ridwan penuh semangat.

Dia menjelaskan bahwa proses pendaftaran beasiswa ini dirancang agar mudah diakses oleh para calon penerima. Alur pendaftaran Beasiswa Bupati Sukabumi di Universitas Nusa Putra meliputi beberapa tahapan penting:

  1. Pendaftaran Online: Calon penerima beasiswa wajib mendaftar melalui website resmi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Nusa Putra.
  2. Pengisian Data: Setelah mendaftar, calon penerima mengisi data diri, data akademik, dan data pendukung lainnya sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.
  3. Unggah Dokumen: Tahap selanjutnya adalah mengunggah dokumen-dokumen penting yang diperlukan, seperti foto berwarna, scan KTP/SIM/Surat Keterangan Siswa, scan raport, scan ijazah/SKL, serta sertifikat prestasi (jika ada) sebagai nilai tambah.
  4. Seleksi: Pihak Universitas Nusa Putra akan melakukan proses seleksi berdasarkan data dan dokumen yang telah diunggah oleh para pendaftar.
  5. Pengumuman Hasil: Hasil seleksi akan diumumkan secara resmi melalui website PMB Universitas Nusa Putra, sehingga calon penerima dapat mengetahui status pendaftaran mereka.

Manfaat yang ditawarkan oleh Beasiswa Bupati Sukabumi ini sangat signifikan, yakni kuliah gratis selama masa studi. Ini mencakup pembebasan biaya pendaftaran, biaya daftar ulang, hingga sumbangan pengembangan pendidikan (SPP).

Program ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua dan mendorong lebih banyak siswa berprestasi di Sagaranten dan sekitarnya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi diri mereka, keluarga, dan Kabupaten Sukabumi.(*)

(Hamjah)

Artikel ini telah dibaca 123 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kemendikdasmen Siapkan Skema Seleksi Adil untuk Penuntasan 237 Ribu Guru Honorer pada 2026

12 Mei 2026 - 15:52 WIB

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani (kiri), tengah memberikan penjelasan terkait penataan dan penugasan guru non-ASN dalam acara Taklimat Media di Gedung D Kemendikdasmen, Jakarta. Turut hadir mendampingi sejumlah pejabat kementerian dalam konferensi pers tersebut.

Menakar Kualitas Pendidikan, Sukabumi Siap Gelar TKA 2026

20 April 2026 - 13:05 WIB

Sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) di Sukabumi tampak fokus mengerjakan soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Ajaran 2025/2026 menggunakan perangkat laptop, Senin (20/4/2026).

Sisa Puing Kebakaran dan Janji Kosong: Ratusan Siswa MTs Nurul Hasanah Bertaruh Nyawa di Ruang Kelas Retak

17 April 2026 - 17:59 WIB

Potret kerusakan parah pada salah satu bangunan ruang kelas MTs Nurul Hasanah di Kampung Cicukang, Kecamatan Curugkembar, pasca-kebakaran pada November 2025 lalu. Atap yang runtuh, puing-puing yang berserakan, dan sisa-sisa bangunan yang hangus ini menjadi pemandangan sehari-hari bagi ratusan siswa. Kondisi ini merupakan bukti kelambanan bantuan dari pihak berwenang, yang memaksa siswa bertaruh nyawa belajar di bawah bayang-bayang bahaya bangunan yang sewaktu-waktu dapat rubuh.

Star Energy Geothermal Salurkan Beasiswa Rp190 Juta untuk 19 Mahasiswa IPB

2 Desember 2025 - 13:16 WIB

Aksi Guru Madrasah Sukabumi Tuntut Kesetaraan P3K di Jakarta

30 Oktober 2025 - 13:23 WIB

Aksi Guru Madrasah Sukabumi Tuntut Kesetaraan P3K di Jakarta

SDN Margawati Kritis: Siswa Belajar di Luar, Kantor Jadi Gudang

21 Oktober 2025 - 10:06 WIB

Potret miris kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa SDN Margawati Sukabumi yang terpaksa digelar di teras sekolah selama lebih dari setahun, tanpa ruang kelas yang layak.
Trending di Pendidikan