Menu

Mode Gelap

News · 12 Nov 2024 18:23 WIB

Cegah Banjir Susulan Rumah Warga di Sukabumi Dibongkar Demi Keselamatan Bersama


					Cegah Banjir Susulan Rumah Warga di Sukabumi Dibongkar Demi Keselamatan Bersama Perbesar

JENTERANEWS.com – Upaya pencegahan bencana banjir terus dilakukan di Kota Sukabumi. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah pembongkaran rumah warga yang dinilai menghalangi aliran sungai.

Aksi ini dilakukan setelah banjir bandang beberapa waktu lalu mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah bangunan.

Di Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, misalnya, sejumlah rumah warga terpaksa dibongkar. Hayati, salah seorang warga yang rumahnya terdampak, mengaku sedih namun memahami keputusan pemerintah.

“Meskipun berat hati, saya sadar ini demi kebaikan bersama,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taupik, menegaskan bahwa pembongkaran rumah merupakan langkah penting untuk mencegah terjadinya banjir susulan.

“Kami telah melakukan pendataan dan menemukan sejumlah bangunan yang lokasinya sangat rawan bencana,” kata Novian.

Warga Bergotong Royong Bangun Kembali

Meski kehilangan tempat tinggal, warga Cikondang tidak patah semangat. Mereka saling membantu dan bergotong royong untuk membangun kembali kehidupan. “Kita akan melalui ini bersama,” ujar Hayati, memberikan semangat kepada warga lainnya.

Pelajaran Berharga dari Bencana

Bencana banjir yang melanda Sukabumi menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Kejadian ini menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan mematuhi tata ruang wilayah.

Bencana banjir bandang yang melanda Kota Sukabumi beberapa waktu lalu meninggalkan dampak yang cukup signifikan. Berdasarkan data terkini dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, ribuan rumah warga mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taupik, mengungkapkan bahwa Kecamatan Citamiang dan Baros menjadi wilayah yang paling parah terdampak. “Dari hasil pendataan, Kecamatan Citamiang mengalami kerusakan paling parah dengan jumlah bangunan rusak mencapai 396 unit,” jelasnya.

Ribuan Warga Terdampak

Tidak hanya kerusakan bangunan, banjir bandang juga menyebabkan ribuan warga mengungsi. “Sebanyak 1.245 kepala keluarga atau 3.739 jiwa terdampak bencana ini,” tambah Novian.

Proses Pemulihan Berjalan Lancar

Meskipun mengalami musibah besar, warga Sukabumi menunjukkan semangat yang tinggi untuk bangkit kembali.

Pemerintah kota bersama dengan berbagai pihak terkait terus berupaya membantu para korban bencana. Saat ini, sebagian besar pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.

“Tinggal 3 kepala keluarga atau 6 jiwa yang masih mengungsi di tempat majelis taklim,” ujar Novian.(*)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News