JENTERANEWS.com – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra Putra, mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu pada Rabu (25/12/2024) untuk memberikan dukungan moril kepada para korban keracunan makanan yang berasal dari Desa Limusnunggal, Kecamatan Bantargadung. Kunjungan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat dan upaya memastikan para korban mendapatkan perawatan medis yang optimal.
Insiden keracunan ini terjadi pada Selasa (24/12) sekitar pukul 18.30 WIB di Kampung Kebon Kalapa, Desa Limusnunggal. Diduga, keracunan disebabkan oleh konsumsi sayur jamur liar yang dipetik dari kebun warga setempat. Akibatnya, 15 orang mengalami gejala keracunan seperti mual, pusing, muntah, dan diare.

Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra Putra, berbincang dengan korban keracunan jamur liar saat mengunjungi RSUD Palabuhanratu, Rabu (25/12/2024).
Menurut laporan dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Bantargadung, korban terdiri dari berbagai kelompok usia, yaitu 2 remaja, 3 lansia, dan 10 dewasa. Dari jumlah tersebut, 7 orang dirujuk ke RSUD Palabuhanratu untuk perawatan intensif, sementara 8 lainnya ditangani di Puskesmas Pembantu (Pustu) Limusnunggal. Kabar baiknya, 5 dari 8 pasien yang dirawat di Pustu telah diperbolehkan pulang karena kondisinya membaik, sementara 3 lainnya masih dalam pemantauan dengan perkembangan yang positif.
Dalam kunjungannya, Dandim berinteraksi langsung dengan para korban dan memberikan semangat kepada mereka serta keluarga yang mendampingi. Beliau juga memastikan bahwa para korban mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik selama masa pemulihan. Beberapa korban dan keluarga mereka menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi dan tim medis yang terlibat.
Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra Putra menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan kasus ini dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit demi kelancaran pemulihan para korban. “Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan semangat bagi para korban dan keluarganya. Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan atau minuman, terutama yang diperoleh dari alam liar atau acara di ruang publik,” ujarnya.
Dandim juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam memilih makanan, terutama yang berasal dari lingkungan sekitar, guna mencegah terulangnya kejadian serupa. Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama instansi terkait akan terus memberikan pendampingan hingga seluruh korban pulih sepenuhnya.
Kasus keracunan jamur liar ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih selektif dan berhati-hati dalam mengonsumsi makanan demi menjaga kesehatan.(*)















