JENTERANEWS.com – Bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Sukabumi pada beberapa hari terakhir telah mengakibatkan dampak yang sangat luas. Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, per tanggal 8 Desember pukul 07.00 WIB, sedikitnya 57 desa di 39 kecamatan terdampak bencana ini.
Banjir menyebabkan ribuan warga terpaksa mengungsi akibat rumah mereka terendam atau rusak. Data menunjukkan bahwa sebanyak 1.995 kepala keluarga (KK) atau setara dengan 3.147 jiwa terdampak langsung oleh banjir. Selain itu, 469 KK (1.536 jiwa) harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Selain merendam pemukiman warga, banjir juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur seperti rumah warga, sarana lainnya, serta lahan pertanian. Tercatat, sebanyak 202 rumah mengalami kerusakan ringan, 46 rumah rusak sedang, 154 rumah rusak berat, dan 1 rumah terancam banjir. Selain itu, 49 sarana lainnya juga mengalami kerusakan akibat bencana ini.
Luasnya lahan pertanian yang terdampak banjir juga cukup signifikan, yakni mencapai 38 hektar. Hal ini tentu saja akan berdampak pada perekonomian masyarakat, terutama bagi para petani yang menggantungkan hidupnya pada hasil pertanian.
Dalam peristiwa ini, satu orang dilaporkan meninggal dunia. Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap kemungkinan adanya korban jiwa lainnya.
Pemerintah daerah bersama dengan berbagai pihak terkait terus berupaya untuk menangani dampak bencana ini. Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan terus bekerja keras untuk melakukan evakuasi, memberikan bantuan kemanusiaan, serta memperbaiki infrastruktur yang rusak.(*)















