JENTERANEWS.com – Masyarakat di Kampung Cipari Rt 02 Rw 06 Desa Curugkembar, Kecamatan Curugkembar dibuat was-was, lantaran kabel listrik sepanjang 200 meter menjuntai ke tanah di area persawahan.
Meski membahayakan, namun warga tidak bisa berbuat apa-apa karena khawatir tersengat. Sementara, tidak ada tanda-tanda tindakan dari pihak PLN akan memperbaiki kabel listrik tersebut.
Akibatnya, masyarakat setempat merasa khawatir takutnya terjadi hal yang tidak diinginkan, karena kondisi kabel tersebut masih aktif.
Seperti yang diutarakan H.Ujen (45) pemilik sawah mengaku takut, karena sewaktu-waktu bisa saja ada kabel yang mengelupas dan membahayakan warga yang melintas. Dirinya juga menyayangkan sudah 2 tahun hingga detik ini tidak ada perhatian dari pihak PLN.
“Ciba lihat kabel itu sudah menyentuh tanah, pernah saya sangga dengan bambu agar tidak menyentuh tanah. dari PLN pun belum ada tanda-tanda untuk memperbaiki,” ujar H.Ujen, kepada jenteranews sabtu (30/12/2023).
Apalagi saat ini musim hujan, warga takut ada kabel listrik kwatir ada yang terbuka lalu menyentuh tanah, secara otomatis bakal membahayakan sekali.
“Memang selama ini belum ada korban jiwa akibat dari aliran api kabel tersebut, namun kita patut khawatir dengan persoalan ini yang juga belum kunjung di perbaiki. Kami berharap ke depannya PLN bisa segera turun ke lapangan untuk melihat kondisi ini,” ujarnya.
H.Ujen menambahkan kondisi seperti ini bukan hanya terjadi di lokasi sawahnya saja, bahkan ada tiga masih di kampung tersebut.(*)















