Menu

Mode Gelap

Laporan: Awang Ruswandi · 13 Des 2024 11:21 WIB

Gus Ipul Turun Langsung, Santuni Korban Bencana Sukabumi


					Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengunjungi lokasi dan warga terdampak bencana alam banjir bandang dan longsor di Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (12/12/2024) [JENTERA NEWS] Perbesar

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengunjungi lokasi dan warga terdampak bencana alam banjir bandang dan longsor di Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (12/12/2024) [JENTERA NEWS]

JENTERANEWS.com Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, pada Kamis (12/12/2024) meninjau langsung lokasi bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Dalam kunjungannya, Gus Ipul tidak hanya melihat dari dekat dampak bencana, tetapi juga menyalurkan bantuan sosial serta santunan kepada keluarga 10 korban meninggal dunia.

“Ini adalah musibah yang sangat menyedihkan. Kita kehilangan saudara-saudara kita akibat bencana ini,” ungkap Gus Ipul dengan nada duka. Ia menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga menegaskan komitmen pemerintah untuk membantu seluruh korban bencana. Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah untuk menangani situasi darurat ini.

“Selama masa tanggap darurat, Kementerian Sosial, BNPB, dan pemerintah daerah akan bekerja sama untuk memenuhi segala kebutuhan warga yang terdampak,” tegasnya. Gus Ipul juga mengajak warga untuk tidak ragu melaporkan jika ada kebutuhan yang belum terpenuhi.

Sebagai bentuk kepedulian, Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan senilai total Rp981.570.000 untuk penanganan bencana di Kabupaten Sukabumi. Bantuan tersebut meliputi santunan bagi ahli waris korban meninggal, paket sembako, perlengkapan ibadah, serta logistik lainnya. Setiap ahli waris menerima santunan sebesar Rp15 juta.

Selain bantuan darurat, pemerintah juga akan fokus pada upaya pemulihan rumah warga yang rusak akibat bencana. “Setelah situasi darurat teratasi, kita akan melakukan pendataan rumah-rumah yang rusak untuk kemudian direhabilitasi,” ujar Gus Ipul.

Kunjungan Menteri Sosial ke lokasi bencana diharapkan dapat memberikan semangat bagi para korban dan masyarakat terdampak. Pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait terus berupaya semaksimal mungkin untuk membantu proses pemulihan pascabencana.(*)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Resmikan Praditya Adhiguna Global School, Bupati Asep Japar Dorong Lahirnya Generasi Unggul Berwawasan Global

13 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (batik) bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (putih) dan jajaran perwira TNI AL saat meninjau ruang kelas usai meresmikan Praditya Adhiguna Global School (PAGS) di Grand Cikareo Regency, Kota Sukabumi, Jumat (13/2/2026).

Jelang Ramadan 1447 H, Bupati Sukabumi Soroti Lonjakan Harga Ayam Akibat Tingginya Permintaan Program MBG

12 Februari 2026 - 17:23 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah), didampingi unsur Forkopimda berdialog dengan pedagang beras saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu, Kamis (12/2/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Ramadan 1447 H.

Polres Sukabumi Kota Bongkar Praktik Penanaman Ganja, Oknum Relawan SPPG Ditetapkan Tersangka

12 Februari 2026 - 13:10 WIB

Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota, AKP Tenda Sukendar, menunjukkan barang bukti foto tanaman ganja dalam pot yang berhasil diamankan saat konferensi pers pengungkapan kasus di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026).

TMMD ke-127 Resmi Dibuka, Pemkab Sukabumi dan TNI Bersinergi Akselerasi Pembangunan Infrastruktur di Cikembar

10 Februari 2026 - 15:49 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas meninjau kesiapan personel gabungan saat membuka secara resmi TMMD ke-127 di Desa Parakanlima. Sebanyak 150 personel akan dikerahkan selama 30 hari ke depan untuk membangun jalan dan infrastruktur lainnya sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Jerat Hukum Menanti Bapak Sambung di Sukabumi: Kelalaian Senapan Angin Terancam Pasal 474 KUHP Baru

10 Februari 2026 - 12:12 WIB

Terlapor S (35), bapak sambung korban, saat digiring anggota kepolisian menuju ruang Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota, Senin (9/2/2026). S menjalani pemeriksaan intensif terkait kasus tewasnya SH (6) akibat peluru senapan angin.

Polres Sukabumi Kota Bongkar Peredaran Ribuan Obat Terlarang: Modus ‘Sistem Peta’ Terungkap di Cisaat

9 Februari 2026 - 21:46 WIB

Ribuan butir obat keras terbatas (OKT) jenis Tramadol dan Hexymer, serta berbagai jenis psikotropika dan satu unit telepon genggam yang berhasil disita Satnarkoba Polres Sukabumi Kota dari tangan tersangka MWAA (46) di Kecamatan Cisaat. Foto diambil saat rilis kasus, Senin (9/2).
Trending di Laporan: Awang Ruswandi