Menu

Mode Gelap

News · 10 Des 2024 13:18 WIB

Hujan Deras Picu Longsor Susulan, Akses Jalan Bagbagan-Waluran Ditutup Total


					Hujan Deras Picu Longsor Susulan, Akses Jalan Bagbagan-Waluran Ditutup Total Perbesar

JENTERANEWS.com Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Sukabumi kembali memicu bencana alam. Kali ini, longsor susulan mengancam keselamatan pengguna jalan di ruas Bagbagan-Loji-Waluran. Sebagai upaya antisipasi, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Jawa Barat resmi menutup total akses jalan tersebut.

Dalam surat resmi yang dikeluarkan hari ini, Pejabat Pembuat Komitmen 2.3 Provinsi Jawa Barat, Ir. Fajar Komara Djunaedi, ST., MT, menyampaikan kekhawatiran akan terjadinya longsor susulan yang lebih parah. Keputusan penutupan jalan ini diambil demi keselamatan seluruh pengguna jalan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan longsor, untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman,” tegas Fajar dalam suratnya.

Sebelumnya, pada Selasa pagi, jalur penghubung Bagbagan-Kiaradua telah dilaporkan tertutup longsor. Camat Simpenan, R. Ade Akhsan Artadiredja, mengungkapkan bahwa cuaca ekstrem telah menyebabkan 13 titik longsor di sepanjang jalur tersebut. Alat berat terus disiagakan untuk mengantisipasi longsor susulan.

Selain itu, akses menuju Geopark Ciletuh melalui Loji juga masih terputus total akibat robohnya tiga jembatan utama, yakni Cisantri, Sangrawayang, dan Cipatitiran. Pemerintah Kabupaten Sukabumi menargetkan perbaikan jembatan selesai dalam waktu 1,5 bulan.

Bencana longsor ini tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada perekonomian masyarakat, terutama di daerah terisolir. Sektor pariwisata di kawasan Geopark Ciletuh pun turut terimbas.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi terkait bencana ini. Bagi pengendara yang hendak menuju wilayah tersebut, disarankan untuk mencari jalur alternatif atau menunda perjalanan hingga kondisi jalan dinyatakan aman.

Pemerintah daerah dan instansi terkait terus berupaya menangani dampak bencana ini. Selain melakukan evakuasi dan perbaikan infrastruktur, upaya mitigasi bencana juga terus digalakkan untuk mengurangi risiko terjadinya bencana serupa di masa mendatang.(*)

Artikel ini telah dibaca 108 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News