Menu

Mode Gelap

News · 17 Okt 2024 07:50 WIB

Jasad nelayan yang tenggelam di perairan Sukabumi berhasil ditemukan oleh Tim SAR


					Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad nelayan Toto Hermanto (44) yang tenggelam di perairan Ciroyom, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Perbesar

Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad nelayan Toto Hermanto (44) yang tenggelam di perairan Ciroyom, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat,

JENTERANEWS.com – Tim SAR gabungan telah menemukan jasad nelayan bernama Toto Hermanto (44) yang tenggelam di perairan Ciroyom, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Ia tenggelam setelah kapal yang digunakannya untuk mencari ikan karam akibat terjangan ombak pada Senin (14/10) dini hari.

“Jasad warga Kampung Rawa Gempol Wetan, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang merupakan anak buah kapal (ABK) dari Kapal Motor Putra Cikal 55, ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian, masih di sekitar perairan Ciroyom, Kecamatan Cibitung,” ungkap Kasat Polairud Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar, di Sukabumi, Rabu.

Tenda menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan saat tim SAR gabungan melakukan penyisiran di darat di sekitar lokasi kejadian. Mereka melihat ada sosok yang mirip tubuh manusia tergeletak di pasir Pantai Ciroyom.

Petugas yang melihat langsung mendekat dan memastikan bahwa sosok tersebut adalah jasad nelayan yang hilang setelah kapal yang ditumpangi korban dan rekannya terbalik akibat ombak besar pada Senin (14/10) lalu.

Tim SAR gabungan segera berkoordinasi dengan personel lainnya untuk melakukan evakuasi. Saat ditemukan, posisi korban terlentang dan pakaiannya tidak lengkap, hanya mengenakan kaos hitam yang dipakainya saat kecelakaan.

“Saat ditemukan, jasad korban sudah mulai membengkak dan terdapat luka di beberapa bagian tubuhnya. Diduga, saat terombang-ambing di laut, jasadnya sempat terbentur ke batu karang atau benda keras lainnya. Pihak keluarga korban pun menolak dilakukan autopsi dan menerima kematian Toto sebagai musibah,” tambahnya.

Di sisi lain, Tenda mengingatkan para nelayan dan warga, khususnya yang beraktivitas di perairan Kabupaten Sukabumi, untuk lebih berhati-hati mengingat kondisi gelombang saat ini sedang tinggi.

“Sebisa mungkin, saat cuaca buruk atau ekstrem, jangan memaksakan diri untuk melaut. Dalam dua pekan terakhir, sudah terjadi dua kecelakaan laut di wilayah kabupaten yang merupakan yang terluas kedua di Pulau Jawa dan Bali ini,” katanya.

Sebelumnya, dua nelayan asal Karawang, Toto Hermanto dan Ahmad Nasori (31) dari Kampung Pasirputih, RT 21/06, Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, mengalami kecelakaan laut saat KM Putra Cikal yang mereka gunakan untuk mencari ikan di perairan Ciroyom diterjang ombak besar saat hendak bersandar ke pantai pada Senin (14/10) dini hari.(*)

Artikel ini telah dibaca 121 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News