JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sagaranten sejak Selasa (3/12/2024) mengakibatkan bencana alam yang cukup parah. Salah satu dampak paling signifikan adalah kerusakan pada infrastruktur jalan, terutama jembatan Cilengka yang menghubungkan Sagaranten dan Cidolog.Kamis (5/2024)
Berdasarkan laporan Sekretaris Desa Mekarsari, Latif, jembatan Cilengka yang merupakan bagian dari jalan provinsi mengalami pergeseran hingga 2 meter pada Rabu (4/12/2024) sekitar pukul 14.00 WIB. Meskipun jembatan tidak hancur total, namun kerusakan pada kedua ujung jembatan membuat akses jalan utama ini tidak dapat dilalui oleh kendaraan.
Kerusakan jembatan Cilengka berdampak sangat luas terhadap mobilitas warga. Jalan Sagaranten-Cidolog merupakan jalur vital yang menghubungkan sejumlah desa dan menjadi akses utama menuju pusat kecamatan. Terputusnya akses jalan ini menyebabkan isolasi sejumlah wilayah dan menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain kerusakan jembatan, bencana alam ini juga memicu pergerakan tanah di sejumlah titik di Desa Mekarsari, menyebabkan sejumlah rumah rusak dan akses jalan desa terputus. Luapan Sungai Cikaso yang semakin tinggi juga mengakibatkan sejumlah rumah warga terendam banjir.
Pemerintah desa bersama dengan Babinsa, Babinmas, relawan Tagana, dan P2BK Kecamatan Sagaranten telah melakukan koordinasi untuk melakukan upaya penanganan darurat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melakukan evakuasi mandiri jika diperlukan.(*)















